BREAKING NEWS
 

PLN-Masdar Teken Kontrak Jual Beli Listrik PLTS Terapung Cirata 145 MW

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Kamis, 16 Januari 2020 19:48 WIB
Penandatanganan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) PLTS Cirata antara PLN dengan Konsorsium PT PJBI - Masdar. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, Direktur Utama PT PJB Investasi (PT PJBI) Gunawan Yudhi Haryanto dan disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nasional (BKPM) Bahlil Lahadalia, Duta Besar Uni Emirat Arab Husin Bagis, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Iwan Agung Firstantara.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) melakukan kerja sama dengan Masdar, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab terkait jual beli listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Cirata Jawa Barat, dengan kapasitas 145 MW.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) antara PLN dengan Konsorsium PT PJBI - Masdar.

Baca juga : KPK Tetapkan Komisioner KPU dan Politikus PDIP Sebagai Tersangka

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, Direktur Utama PT PJB Investasi (PT PJBI) Gunawan Yudhi Haryanto.

Adsense

Acara ini juga disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nasional (BKPM) Bahlil Lahadalia, Duta Besar Uni Emirat Arab Husin Bagis, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Iwan Agung Firstantara sebagai induk perusahaan dari PT PJBI sekaligus anak perusahaan PLN.

Baca juga : PLN Teken Kontrak 151 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Papua

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, PLTS Terapung di Waduk Cirata kapasitas 145 MW AC ini akan mulai konstruksi awal 2021. Ini adalah PLTS Terapung pertama di Indonesia dan yang terbesar di Asia Tenggara.

"Dalam proyek ini, PT PJBI akan bekerja sama dengan Masdar yang merupakan perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) yang dikenal sangat concern dengan renewable energy," kata dia.

Baca juga : Pertamina dan Rosneft Teken Kontrak Desain Kilang Minyak Tuban

Tentunya ini sejalan dengan semangat PLN untuk mendukung Perjanjian Internasional dalam menurunkan emisi karbon sebesar 29 persen di Tahun 2030 yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement Tahun 2015.

"Proyek ini diharapkan dapat menjadi pioneer pengembangan PLTS Terapung yang dapat dikembangkan di waduk lain di wilayah Indonesia," katanya. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense