BREAKING NEWS
 

KUFPEC Investasi Rp 24,8 Triliun

Pemerintah Setujui Perusahaan Kuwait Garap Anambas

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 16 Mei 2025 10:00 WIB
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (ke-3 kiri) bersama CEO KUFPEC, Eisa Al Maraghi (tengah) menggelar Konferensi Pers Rencana Pengembangan Lapangan Anambas, di lepas Pantai Laut Natuna Barat, oleh perusahaan Kuwait, KUFPEC, Kamis (15/5/2025). [Foto: Dok]

 Sebelumnya 
Lebih lanjut Djoko menyampaikan, persetujuan POD Anambas menjadi bukti, investasi di Indonesia tidak hanya jargon, tapi bukti nyata, dengan adanya pengembangan lapangan ini.

Apalagi, investasi proyek yang mencapai 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 24,8 triliun oleh KUFPEC, menunjukkan bahwa sektor hulu migas di Indonesia masih sangat menarik bagi perusahaan dalam dan luar negeri, termasuk KUFPEC sebagai perusahaan migas besar di Middle East.

Baca juga : Pemerintah & Aparat Janji Sikat Pemalak!

“Ini menjadi berita yang menggembirakan dan merupakan bukti dukungan industri hulu migas pada program ASTA CITA Presiden Prabowo untuk mewujudkan ketahanan energi,” imbuh mantan Dirjen Migas ini.

Sementara CEO KUFPEC, Eisa Al Maraghi menyatakan, pencapaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap investasi jangka panjang di sektor hulu migas Indonesia.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dorong Pemanfaatan Riset Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

“Kami menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang erat dengan SKK Migas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (MIGAS), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Pemerintah Indonesia dalam mendorong kemajuan proyek penting ini,” ujarnya.

Pengembangan lapangan ini mencakup pengeboran sumur produksi dari platform kepala sumur, pemasangan pipa bawah laut untuk menyalurkan gas Anambas ke fasilitas yang sudah ada pada Sistem Transportasi Natuna Barat (West Natuna Transportation System).

Baca juga : Raih SPE-GRK, Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PTPN IV PalmCo

Setelah mulai berproduksi, lapangan ini diharapkan dapat menyalurkan gas ke pasar domestik dan regional, mendukung ketahanan energi Indonesia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Untuk diketahui, KUFPEC adalah perusahaan hulu internasional yang bergerak dalam bidang eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak mentah dan gas alam di luar wilayah Negara Kuwait, dan merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Petroleum Corporation. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense