BREAKING NEWS
 

Dua Calon Wakil Ketua Akan Ikuti Fit & Proper Test

Tanggung Jawab LPS Kini Makin Kompleks

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 30 Mei 2025 07:05 WIB
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: AMA/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK-LPS) terpilih diharapkan memahami tanggung jawabnya yang semakin kompleks. Salah satunya, bisa menjamin simpanan nasabah bank digital.

Dua nama calon Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK-LPS) periode 2025-2030 kabarnya telah diusulkan Presiden Prabo­wo Subianto ke DPR. Dua calon tersebut, akan segera mengi­kuti fit and proper test bersama Komisi XI DPR.

Kedua nama yang kabarnya diusulkan adalah Doddy Zulver­di, Asisten Gubernur/Kepala De­partemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Bank Indonesia (BI). Dan, Farid Azhar Nasution yang merupakan Anggota Badan Supervisi LPS.

Menyoal ini, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, sudah mendengar kabar dua nama yang diajukan tersebut. Namun, dia masih enggan mengungkapkan siapa nama keduanya.

“Belum tahu, nanti tunggu diumumkan,” kata Purbaya dalam konferensi pers terkait Bunga Penjaminan di Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Purbaya mengatakan, salah satu syarat calon Wakil Ketua DK LPS, harus mampu mengikuti perkembangan industri asuransi. Pasalnya, saat ini LPS juga sedang bertransformasi untuk mengemban tugas sebagai Lembaga Penjamin Polis (LPP).

Baca juga : Pabrik-pabrik Kembali Bangkit, Ribuan Tenaga Kerja Diserap

“Harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan yang sedang terjadi di LPS saat ini,” katanya.

Purbaya juga menginginkan calon Wakil Ketua DK LPS me­miliki pengetahuan yang cukup tentang perekonomian.

Termasuk di antaranya adalah, restrukturisasi perbankan hingga bagaimana mendamaikan seng­keta antar bank.

“Butuh keterampilan negosia­si yang diperlukan sebagai Wakil Ketua LPS,” tegas Purbaya.

Terpisah, Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat berpendapat, dipilihnya dua nama calon Wakil Ketua DK LPS ini, men­jadi refleksi lembaga untuk dapat meningkatkan kinerja dan per­lindungan simpanan masyarakat.

Apalagi dalam era digital dan disrupsi informasi, LPS dihadap­kan pada tantangan bagaimana menjamin simpanan di bank digital, dan platform fintech yang belum sepenuhnya berada dalam cakupan penjaminan.

Baca juga : Segera Evaluasi Kontraktor Proyek Sekolah Bermasalah

Apalagi perbankan digital kini berlomba-lomba menawarkan suku bunga tinggi untuk menarik dana masyarakat.

“Bahkan, kadang melampaui Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) yang ditetapkan oleh LPS,” ungkap Achmad kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurut Achmad, hal tersebut bisa menciptakan risiko penem­patan dana masyarakat di luar skema perlindungan LPS. Yang jika tidak segera dikendalikan, akan menciptakan eksklusi per­lindungan bagi kelas menengah dan bawah.

Sementara adanya perlam­batan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), volatilitas pasar keuangan global, serta keti­dakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) juga telah menciptakan guncangan simul­tan terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Adsense

Pada situasi ini, imbuh Ach­mad, peran LPS dinilai menjadi semakin strategis dan krusial.

“Perlambatan DPK mengindi­kasikan potensi krisis likuiditas di sektor perbankan, yang dapat berdampak sistemik apabila tidak dikelola dengan seksa­ma,” warning-nya.

Baca juga : Putri Anne, Cerai Karena Nggak Rukun

Untuk itu, saran Achmad, LPS tidak lagi sekadar berperan sebagai penjamin simpanan nasabah bank, namun juga me­miliki tanggung jawab baru yang semakin kompleks.

Seperti penjaminan polis asuransi, pengelolaan program resolusi bank gagal. Serta pe­nyesuaian terhadap dinamika digitalisasi dan struktur pasar keuangan yang berubah cepat.

“Untuk itu, harus diisi sosok yang siap bekerja keras, mam­pu beradaptasi dan membawa LPS semakin dibutuhkan,” katanya.

Sebagai informasi, dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Per­sidangan III Tahun 2024/2025, Selasa (27/5/2025), Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyampai­kan setidaknya terdapat lima surat yang sudah disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense