RM.id Rakyat Merdeka - Maskapai asal Vietnam Bamboo Airways resmi menjalin kerja sama kemitraan dengan BBN Airlines Indonesia dalam bentuk perjanjian ACMI (aircraft, crew, maintenance, and insurance).
Kerja sama ini menandai langkah strategis Bamboo Airways dalam menambah kapasitas operasional menjelang musim liburan musim panas 2025.
Chairman BBN Airlines Indonesia Martynas Grigas mengatakan, perseroan berkomitmen untuk mendukung ekspansi Bamboo Airways melalui solusi ACMI yang fleksibel dan berkualitas tinggi.
"Misi kami adalah memberikan dukungan operasional yang konsisten dan berkualitas tinggi sehingga mitra kami dapat fokus pada pengembangan jaringan serta menghadirkan pengalaman penerbangan terbaik bagi penumpang," kata Grigas dalam keterangan resminya, Jumat (30/5/2025).
Baca juga : Indonesia Gandeng Australia Dan China
Melalui skema tersebut, BBN Airlines Indonesia, anak usaha Avia Solutions Group, akan mengoperasikan satu unit pesawat Boeing 737-900ER miliknya untuk mendukung operasional Bamboo Airways. Pesawat dengan konfigurasi kelas ekonomi 215 kursi itu akan melayani rute-rute berkapasitas tinggi di pasar domestik Vietnam serta sejumlah destinasi favorit di kawasan ASEAN.
Pesawat dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Tan Son Nhat dan akan menjalani inspeksi teknis menyeluruh.
Setelah itu, pesawat akan diberi livery resmi Bamboo Airways sebelum mulai beroperasi secara komersial pada akhir Mei 2025.
Sementara itu, CEO Bamboo Airways Luong Hoai Nam menyebut, bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur armada.
Baca juga : Perkuat Kerja Sama Bilateral, BPJPH Tandatangani LoI dengan LHLN di AS
"Kami tetap berkomitmen pada operasional yang aman dan stabil, sekaligus mencari solusi yang fleksibel untuk melayani penumpang secara efisien," ujarnya.
Adapun, industri penerbangan Vietnam tengah menunjukkan tren pemulihan yang kuat pasca pandemi.
Data Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV), jumlah pergerakan penumpang di bandara-bandara Vietnam sepanjang 2024 mencapai lebih dari 109 juta orang.
Angka tersebut mencerminkan pemulihan signifikan, hampir menyamai level tertinggi sebelum pandemi. Lalu lintas internasional bahkan tumbuh 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga : Ngantor Pake TransJakarta, Pramono Akui Integrasi Antar Moda Belum Sempurna
Namun di tengah lonjakan permintaan, sejumlah perusahaan maskapai Vietnam masih menghadapi keterbatasan dalam hal kapasitas armada dan perawatan akibat keterlambatan pengiriman pesawat baru.
Kerja sama ACMI, seperti yang dilakukan Bamboo Airways dan BBN Airlines Indonesia, menjadi solusi fleksibel dan cepat untuk meningkatkan kapasitas operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Demi memastikan pengalaman penerbangan yang berstandar tinggi, layanan dalam penerbangan untuk rute-wet-lease akan dikelola secara kolaboratif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.