Dark/Light Mode

Perkuat Sektor Maritim

Indonesia Gandeng Australia Dan China

Selasa, 27 Mei 2025 07:35 WIB
Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Antoni Arif menyampaikan sambutan saat menghadiri pembukaan Indonesia Maritimr Week 2025 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025). (Foto: Dok. Kemenhub).
Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Antoni Arif menyampaikan sambutan saat menghadiri pembukaan Indonesia Maritimr Week 2025 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025). (Foto: Dok. Kemenhub).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor maritim kian menunjukkan perannya sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, kontribusi sektor ini telah menembus 7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Antoni Arif Priadi menegaskan peran strategis sektor maritim sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Astacita Presiden Prabowo Subianto.

“Sektor maritim mendorong daya saing dan pertumbuhan yang inklusif,” ujar Antoni saat membuka Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Baca juga : Beringin Nilai Soeharto Layak Digelari Pahlawan

Tak hanya pembangunan inklusif, kata Antoni, sektor maritim juga mendukung keberlanjutan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Untuk itu, Pemerintah terus mendorong pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan melalui penguatan ekonomi biru, serta pengembangan wilayah pesisir yang menjadi basis utama sektor maritim.

Apalagi, Indonesia memiliki potensi luar biasa memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan garis pantai terpanjang kedua di dunia yang mendukung kekuatan sektor maritim nasional.

Baca juga : Pemerintah Diminta Tindak Ormas Berbau Premanisme

Ditambah posisi strategis Indonesia di persimpangan jalur laut utama dunia memberikan peluang besar pengembangan logistik maritim, perdagangan antarnegara dan penguatan rantai pasok global yang efisien.

“Kita merupakan supplier pelayaran niaga dengan sumber daya yang berkelanjutan. Untuk itu sektor maritim adalah tulang punggung ekonomi kita,” tegasnya.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mengatakan, pihaknya terus menggenjot investasi di sektor maritim.

Baca juga : PSI Jateng Masing Bingung Antara Jokowi Atau Kaesang

“Pemerintah fokus investasi di 9 sektor kunci. Salah satunya industri hilirisasi termasuk juga kelautan dan perikanan,” katanya.

Lebih rinci, kata Todotua, untuk hilirisasi di sektor maritim Indonesia, Pemerintah sudah punya senjatanya yaitu konektivitas dan infrastruktur.

Dari catatannya, industri maritim Indonesia berkontribusi memberikan realisasi investasi Rp 136,3 triliun dari total realisasi investasi di kuartal I 2025 mencapai Rp 465 triliun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.