Dark/Light Mode

Kena Retas, Bank DKI Gandeng IBM Perbaiki Sistem Layanan

Minggu, 20 April 2025 23:31 WIB
Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo (tengah) bersama manajemen Bank DKI saat Media Briefing 
 di Jakarta, Rabu (16/4/2025)
Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo (tengah) bersama manajemen Bank DKI saat Media Briefing di Jakarta, Rabu (16/4/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI menggandeng lembaga International Business Machines (IBM) untuk membantu menyelesaikan perbaikan sistem layanan perbankan yang sempat terkena retas sejak 31 Maret 2025. 

IBM adalah salah satu perusahaan IT terbesar di dunia, dengan operasi di lebih dari 170 negara.

"Dalam perbaikan layanan, kami dibantu IBM untuk melakukan forensik. Pekerjaan sudah selesai, hasilnya sudah kita sampaikan kepada pihak-pihak berkepentingan untuk dipelajari lebih lanjut lagi," kata Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo bersama manajemen Bank DKI saat Media Briefing di Jakarta, Rabu (16/4/2025) .

Dalam media briefing, Agus memaparkan hasil forensik yang sudah dilakukan bersama IBM. Hasilnya, ditemukan adanya titik-titik yang harus diperbaiki, dan ada kelemahan baik di Bank DKI maupun pada pihak ketiga. 

"Hasil ini sudah kita serahkan. Bareskrim sudah masuk, dan akan mempelajari juga hasil forensik dari lembaga IBM yang kita tunjuk," terangnya.

Baca juga : Bank DKI Kebut Perbaikan Sistem Layanan Transfer Antar-Bank

Agus, selaku pimpinan nomor satu di Bank DKI ini juga tidak menepis adanya keterlibatan pihak ketiga yang diduga bekerja sama dengan sejumlah orang dari manajemen perusahaan yang berimbas pada lenyapnya dana bank saat diretas. 

Ia sangat kecewa kepada pihak manajemen atas kejadian ini. Padahal, dalam setiap rapat direksi, pihak manajemen perusahaan selalu update melaporkan bahwa sistem IT keamanan layanan dalam kondisi baik baik saja.

“Saya terkejut dan kecewa, ternyata apa yang dilaporkan pihak manajamen dalam rapat tidak benar. Sistem IT keamanan malah terkena retas. Mereka menggunakan akses level tinggi untuk masuk ke sistem, dan beberapa orang yang diduga terlibat sudah kita non-aktifkan. Sebagai pimpinan, saya mohon maaf dan siap memperbaiki serta menindak yang terlibat,”kata Agus.

Sedangkan untuk dana nasabah, Agus menegaskan, bahwa dana nasabah tidak ada yang bocor. Semua dana nasabah terlindungi dengan aman. 

"Belum ada informasi kebocoran dana nasabah. Silakan cek dananya lewat mobile banking. Kalau ada yang bocor segera laporkan bisa melalui Call Center 1500-351, layanan pesan di media sosial resmi Bank DKI, atau dengan mendatangi kantor cabang maupun kantor cabang pembantu terdekat," ujarnya.

Baca juga : Di Peluncuran Jimly Award, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Perbaikan Parpol

Roadshow Ke Nasabah Besar

Bank DKI sudah melakukan perbaikan dan penguatan sistem layanan secara cepat guna memberikan perlindungan dan layanan yang baik dan nyaman bagi nasabah.

"Perbaikan sistem masih dalam tahapan validasi bersama tim internal dan IBM. Ini dilakukan untuk memastikan seluruh perbaikan telah sesuai dengan standar keamanan dan performa layanan," jelasnya.

Agus menginginkan, masalah ini bisa segera selesai pada pekan ini agar nasabah bisa bertransaksi dengan nyaman dan aman. 

"Saat ini 100 persen mesin ATM Bank DKI sudah berjalan baik sejak 7 April 2025 di seluruh kantor cabang maupun cabang pembantu. Sekarang tinggal mobile banking di aplikasi JakOne yang belum bisa dibuka. Mohon kesabaran dan dukungannya, mudah mudahan minggu ini layanan mobile sudah bisa dibuka," harapnya  

Baca juga : Implementasi DHE, Bank Mandiri Optimalkan Kopra Perkuat Likuiditas Nasional

Untuk menjaga kepercayaan nasabah, Ia bersama tim manajemen akan melakukan roadshow ke nasabah kelas tinggi alias kakap untuk menyampaikan update dalam pemulihan layanan.

"Kita akan melakukan roadshow ke para nasabah besar untuk menyampaikan update kondisi terbarunya. Pemulihan sistem ini juga bagian dari menjaga kepercayaan nasabah. Yang pasti nasabah sudah bisa melakukan transaksi di ATM," pungkasnya. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.