Dark/Light Mode

Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Menhan RI Kunjungi Filipina

Rabu, 23 April 2025 21:50 WIB
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin disambut  Sekretaris Pertahanan Nasional Filipina saat melakukan kunjungan kerja ke Filipina, Rabu (23/4/2025). (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin disambut Sekretaris Pertahanan Nasional Filipina saat melakukan kunjungan kerja ke Filipina, Rabu (23/4/2025). (Biro Infohan Setjen Kemhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Filipina, Rabu (23/4/2025). 

Kunjungan Menhan Sjafrie tersebut dalam rangka courtesy call dengan the Secretary of National Defence of the Philippines HE Gilberto C Teodoro, JR. 

Dalam pertemuan tersebut, Menhan RI menegaskan, bahwa Indonesia dan Filipina telah menjalin hubungan bilateral yang kuat, khususnya di bidang pertahanan, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. 

Baca juga : Diterpa Tarif AS, Dharma Polimetal Tetap Cuan, Bagi Dividen Rp 202 Miliar

Menhan juga menyampaikan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama tersebut, serta mendorong peningkatan kemitraan yang saling menguntungkan di masa mendatang.

Kerja sama pertahanan Indonesia dan Filipina hingga saat ini telah mencakup berbagai bidang seperti latihan bersama, pendidikan dan pelatihan, service to service working group, kunjungan pejabat tinggi militer kedua negara, pelatihan/kursus, serta kegiatan lainnya yang telah disepakati bersama.

Menhan RI juga menegaskan pentingnya dialog terbuka bersama Filipina dan negara-negara ASEAN lainnya untuk memastikan bahwa kerja sama pertahanan membangun rasa saling percaya.

Baca juga :  Jabar Siap Kerja Sama dengan Susi Air Bangun 10 Bandara di Selatan

“Solidaritas ASEAN akan terus menjadi landasan kekuatan kolektif kita dalam menghadapi tantangan global,” papar Menhan 

Dalam kegiatan courtesy call tersebut, Menhan Filipina bersama Menhan RI juga membahas poin penting terkait pentingnya kerja sama pertahanan dalam konteks penanggulangan bencana, termasuk bantuan kemanusiaan. 

Indonesia beberapa waktu lalu mengirimkan bantuan personel dan alutsista guna membantu penanggulangan bencana banjir di Filipina. Selain itu keduanya juga menyinggung pentingnya kerja sama dalam bidang medis militer.

Baca juga : DPR Harap Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok Tak Terulang

Dalam bidang industri pertahanan, Filipina merupakan salah satu pengguna utama produk pertahanan Indonesia. Pada tahun 2014, Pemerintah Filipina membeli dua kapal angkut jenis Strategic Sealift Vehicle dari PT PAL Indonesia. 

Selanjutnya, pada tahun 2022 di Manila, telah dilakukan penandatanganan kontrak jual beli kapal Landing Dock antara PT PAL Indonesia dan Department of National Defence, Filipina. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.