RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,06 persen ke level Rp 16.281 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp 16.291 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS bervariasi. Yen Jepang melemah 0,42 persen, won Korea Selatan minus 0,37 persen, baht Thailand minus 0,24 persen, dolar Singapura melemah 0,15 persen, yuan China turun 0,08 persen, ringgit Malaysia melemah 0,05 persen, peso Filipina naik 0,13 persen, dan dolar Taiwan naik 0,05 persen.
Baca juga : Jelang Long Weekend, Rupiah Menguat Ke Rp 16.276 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,36 persen ke level 99,26. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,04 persen ke level Rp 22.019, dan terhadap dolar Australia melemah 0,05 persen ke level Rp 10.597.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah. Dari luar negeri, dolar AS sebelumnya telah tertekan oleh data ketenagakerjaan AS.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.307 Per Dolar AS
“Ketidakpastian atas kebijakan perdagangan AS juga masih ada, terutama setelah Presiden Donald Trump menggandakan tarif baja dan aluminiumnya menjadi 50 persen pekan lalu,” katanya dalam riset harian, Selasa (10/6/2025).
Ibrahim memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat di rentang Rp 16.230-Rp16.290 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.