Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah tipis 0,006 persen ke level Rp 16.328 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan Jumat (30/5/2025) di Rp 16.327 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS bervariasi. Yen Jepang naik 0,39 persen, baht Thailand menguat 0,26 persen, won Korea Selatan naik 0,23 persen, dolar Singapura melesat 0,12 persen, dolar Taiwan minus 0,29 persen, peso Filipina turun 0,11 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,02 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Rp 16.295 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,12 persen ke level 99,13. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,10 persen ke level Rp 18.274, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,32 persen ke level Rp 21.976, dan terhadap dolar Australia naik 0,65 persen ke level Rp 10.541.
Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan kurs rupiah kemungkinan masih sulit menguat di bawah Rp 16.200-Rp 16.150 minggu ini terhadap dolar AS karena isu tarif AS ini.
Baca juga : Menguat Lagi, Rupiah Dibuka Rp 16.246 Per Dolar AS
"Terbaru AS menerapkan 50 persen tarif bahan baku baja dan alumunium. Ini memperkeruh konflik perang dagang akibat tarif yang masih terjadi," ucapnya dalam riset, Senin (2/6/2025).
Dia mengatakan, kalau isu tarif ini berakhir, misalnya karena penetapan Supreme Court AS yang membatalkan kebijakan tarif Trump akhirnya dieksekusi, rupiah mungkin bisa melenggang masuk ke Rp 15.000-an.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melesat Ke Rp 16.157 Per Dolar AS
"Tapi selama isu tarif ini masih berkembang, rupiah masih rentan dan berpotensi melemah lagi," katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya