BREAKING NEWS
 

Belanja Ngebut, Konsumsi Meningkat

Ekonomi Kuartal IV-2025 Diprediksi Tembus 5,6 Persen

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 30 November 2025 06:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Peluang pertumbuhan ekonomi hingga 5,6 persen di kuartal IV-2025 disambut baik. Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, target ini sangat bergantung pada kecepatan eksekusi kebijakan Pemerintah di sektor industri, investasi, dan belanja negara. 

“Konsumsi masyarakat secara historis memang meningkat signifikan di akhir tahun, tapi tetap perlu diimbangi dorongan pada sektor-sektor produktif. Seperti industri, belanja Pemerintah, hingga investasi,” ujar Trubus, kepada Rakyat Merdeka, Jumat (28/11/2025). 

Trubus juga menekankan perlunya insentif bagi industri dan percepatan pembayaran kewajiban Pemerintah kepada pelaku usaha. 

Baca juga : Petrokimia Gresik All Out Dukung Swasembada Pangan

“Belanja Pemerintah juga harus digenjot, semua kewajiban dibayarkan. Dengan begitu ekonomi berputar karena pengusaha dapat bayaran setelah mereka menyelesaikan tugasnya di akhir tahun,” ucapnya. 

Ia menambahkan, program perlindungan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan pangan harus diperkuat untuk menjaga daya beli kelompok produktif. 

Program magang nasional bagi lulusan Perguruan Tinggi (PT) juga perlu ditingkatkan penerima manfaatnya. 

Baca juga : Meski Sudah Dilarang Pemerintah, Thrifting Masih Ramai Dijual Di CFD Dan Kios

“Jika ini dijalankan dengan baik dan benar, pasti ekonomi bisa tumbuh di atas 5,4 persen di kuartal IV-2025,” kata Trubus. 

Sementara itu, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet memberikan catatan, efektivitas stimulus Pemerintah di akhir tahun berpotensi terbatas dan belum tentu mampu mendorong pertumbuhan hingga batas atas 5,6 persen. 

“Keberhasilan dorongan fiskal sangat ditentukan oleh besaran bantuan, cakupan penerima, serta momentum penyaluran,” jelas Yusuf. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense