BREAKING NEWS
 

Perekonomian Indonesia 2026 Membaik, BSI Ramal Keuangan Syariah Makin Cerah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 6 Desember 2025 06:30 WIB
Gedung BSI. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI optimistis kinerja keuangan syariah makin cerah tahun depan. Perkembangan itu salah satunya berasal dari kontribusi dunia usaha yang diproyeksi mulai melakukan ekspansi seiring membaiknya perekonomian bangsa.

Tren pelonggaran kebijakan moneter global sepanjang 2025, diperkirakan berlanjut pada 2026. BSI berkeyakinan ekonomi tetap tumbuh sebesar 5,04 persen di penghujung tahun ini, dan sebesar 5,28 persen pada 2026. 

Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo bersama tim ekonom BSI lainnya menjelaskan, secara keseluruhan ekonomi dan keuangan syariah diramal tetap positif di atas pertumbuhan industri dan menjadi dorongan pertumbuhan nasional. 

Baca juga : Tetap Beraktivitas, Warga Pesisir Jakarta Sudah Terbiasa Diterjang Banjir Rob

Meskipun kedalaman pasar keuangan masih terbatas, Banjaran menegaskan, keuangan syariah Indonesia justru menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. 

“Ini akan berdampak pada pertumbuhan pembiayaan syariah pada 2025 sebesar 10,27 persen (Rp 709,6 triliun), dan pada 2026 sebesar 11,89 persen (Rp 794,0 triliun),” kata Banjaran dalam acara Sharia Economic Outlook 2026, Indonesia 2026: Resilient, Bold, dan Promising di Jakarta, Kamis (4/12/2025). 

Terkait pembiayaan, Banjaran menyebutkan, likuiditas perekonomian akan meningkat signifikan dari Januari hingga Lebaran, dengan perputaran uang berada pada periode tersebut, sekitar 30-40 persen. 

Baca juga : Taksiran Harga Sedang Dilakukan, Kejagung Siap Lelang Asetnya Sandra Dewi

Selanjutnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah pada akhir 2025 diproyeksi tumbuh sebesar 12,35 persen (Rp 846,7 triliun) dan pada 2026 sebesar 12,55 persen (Rp 952,9 triliun). 

Aset perbankan syariah pada 2025 diproyeksi mencapai Rp 1.049,79 triliun dan pada 2026 mencapai Rp 1.205,15 triliun. 

Sementara, kredit perbankan nasional pada 2025 diramal tumbuh 8,74, dan pada 2026 sebesar 10,15 persen. Untuk pertumbuhan DPK nasional pada 2025 sebesar 11,30 persen dan pada 2026 sebesar 11,96 persen. 

Adsense

Baca juga : Aston Villa Vs Arsenal, Panas Di Puncak

Pihaknya yakin, dunia usaha akan mulai melakukan ekspansi seiring membaiknya kondisi ekonomi dan kebijakan Pemerintah yang mendukung. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense