BREAKING NEWS
 

Genjot Kinerja 2026 Dengan Strategi Back to Core

Panen Kontrak Triliunan, PTPP Rampingkan Diri Biar Tambah Gesit

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 10 Desember 2025 07:13 WIB
Pembangunan proyek strategis nasional (PSN) oleh PTPP. (Foto: dok. PTPP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontrak baru PT Pembangunan Perumahan (Persero) atau PTPP tumbuh signifikan hingga Rp 18,19 triliun sampai Oktober 2025, di saat BUMN konstruksi lainnya berjuang melepaskan diri dari himpitan beban utang dan proyek mangkrak. Nilai kontrak baru ini naik 19,04 persen atau setara Rp 2,91 triliun dibanding perolehan bulan Agustus 2025.

PLTGU Batam-1 120 MW menduduki peringkat teratas lima besar proyek baru PTPP dengan nilai kontrak Rp 2,68 triliun. Disusul Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru Rp 2,33 triliun, ITACHA 2 Haul Road Rp 1,93 triliun, Tol Kataraja Fase 2 Rp 1,36 triliun, dan Mandiri Financial Center PIK Rp 878,38 miliar.

Pencapaian apik hingga Oktober 2025 ini menempatkan PTPP pada posisi 63,82 persen dari target akhir tahun 2025 sebesar Rp 28,5 triliun. Atau rencana kenaikan 5,2 persen dibanding nilai kontrak baru 2024. 

Perolehan nilai kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana BUMN sebesar 44 persen, pemerintah 29 persen, dan swasta 27 persen.

Baca juga : MoreFood Expo 2026: Gerbang Strategis Menuju Pasar Makanan dan Halal Indonesia

Dari sisi segmentasi proyek, pembangunan gedung mendominasi proyek baru PTPP per Oktober 2025 dengan angka 21 persen. Diikuti sektor pertambangan 18 persen, jalan dan jembatan 16 persen, pembangkit listrik 15 persen, pelabuhan 13 persen, irigasi 7 persen, bendungan 5 persen, minyak dan gas (5 persen), industri (1 persen), bandara (1 persen).

Kesuksesan PTPP meraup kontrak baru senilai Rp 18,19 triliun tentunya menjadi hal yang istimewa. Di saat BUMN konstruksi lainnya sibuk mengatur napas agar panjang umur, kinerja PTPP justru tumbuh kuat.

Adsense

Ini membuktikan, strategi optimalisasi yang dijalankan PTPP dalam menangkap peluang di tengah gejolak pasar, berjalan dengan baik. 

Terkait hal ini, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, hal tersebut adalah bukti nyata jitunya strategi manajemen dalam menangkap peluang di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Baca juga : Jakarta-Bekasi Jalin Kerja Sama Strategis Dan Perpanjangan Kontrak Bantar Gebang

“Kami terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ini melalui seleksi proyek yang berkualitas, penguatan sinergi dengan pemangku kepentingan, serta penerapan manajemen risiko yang terukur. Dengan kinerja yang solid hingga saat ini, kami optimistis dapat mencapai target nilai kontrak yang telah ditetapkan untuk akhir tahun 2025,” ujar Joko.

Strategi Terintegrasi

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad memastikan, pihaknya akan tetap konsisten pada strategi back to core business, sembari mengelola portofolio melalui divestasi serta restrukturisasi anak usaha untuk menurunkan leverage

Di samping itu, PTPP juga akan menerapkan pengelolaan yang prudent dengan melakukan optimalisasi bisnis yang mendukung core business, memperkuat pemanfaatan inovasi dan teknologi, serta memastikan penerapan prinsip ESG di setiap lini kegiatan.

Strategi ini adalah fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis dan daya saing PTPP di masa depan. 

Baca juga : Kinerja Dan Strategi Bisnis Moncer, Saham BSI Diproyeksi Bisa Tembus Rp 3.900

“Seluruh langkah strategis ini kami jalankan untuk mempertahankan konsistensi PTPP sebagai pelopor jasa konstruksi dengan trademark kualitas terbaik, demi menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang saham dan stakeholder, sekaligus memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegas Novel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense