Dark/Light Mode

Sulap Kinerja Keuangan Jadi Hijau

BUMN Karya Gaspol Cari Kontrak Triliunan

Minggu, 9 Juni 2024 07:00 WIB
Ilustrasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).(Foto: SHUTTERSTOCK/RUMAISHA PROJECT)
Ilustrasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).(Foto: SHUTTERSTOCK/RUMAISHA PROJECT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja keuangan yang berdarah akibat lilitan utang, membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya gaspol mencari kontrak-kontrak baru bernilai triliunan. Tujuannya, untuk menghijaukan laporan keuangan mereka.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah optimistis tujuan tersebut akan terealisasi. Sebab, se­lama ini BUMN Karya masih kerap mendapatkan kontrak atas penger­jaan proyek milik Pemerintah.

Belum lagi, pekerjaan proyek merupakan bagian dari penu­gasan. Mengingat BUMN juga memiliki peran sebagai perpan­jangan tangan Pemerintah atau agen pembangunan.

“BUMN masih bisa men­gandalkan proyek-proyek dari Pemerintah. Termasuk untuk penugasan. Jadi, ini baik untuk keberlangsungan bisnis,” ujar Trubus kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (8/6/2024).

Baca juga : Asyik, Perayaan HUT Jakarta Banjir Diskon

Namun, dia berharap agar pekerjaan proyek tersebut sesuai dengan keahlian masing-masing perusahaan, sehingga terjaga kompetensinya.

Sedangkan untuk pekerjaan proyek yang sifatnya berupa penu­gasan, juga harus diimbangi deng­an kemampuan keuangan perusa­haan. Alias jangan ngoyo. Artinya, penugasan yang diberikan tidak boleh membuat rugi perusahaan.

“Karena bagaimana pun, bis­nis tetap bisnis. Perusahaan ha­rus untung. (Pemerintah) jangan terlalu intervensi,” imbaunya.

Tak hanya itu, perusahaan BUMN juga harus bisa melaku­kan ekspansi bisnisnya ke depan agar tak hanya mengandalkan proyek dari Pemerintah saja.

Baca juga : Azzurri Siap Bereksperimen

“Kompetensi harus diting­katkan, ambil pasar luar negeri kalau bisa,” imbaunya.

Terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Peru­sahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengungkapkan, pihaknya dipercaya Pemerintah untuk menyelesaikan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berjalan.

Dia mencontohkan, sejumlah PSN yang digarap perseroan, di antaranya Bendungan Way Apu, Maluku, dengan progres sebesar 84,86 persen dan ditargetkan selesai pada Oktober 2024.

Lalu, Bendungan Meninting, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan progres 77,66 persen dan ditarget selesai pada Agus­tus 2024, serta SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Benteng Kobema, Bengkulu, dengan pro­gres 68 persen dan ditarget selesai pada Desember 2024.

Baca juga : Alcaraz Tumbangkan Sinner

Selain itu, terdapat proyek jalan tol seperti pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 ruas Padang Tiji-Seulimum, dengan progres saat ini 86,89 persen dan target selesai pada September 2024.

Kemudian, ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) dengan progres saat ini sudah 100 persen. Seksi 1 (Tebing Tinggi-Indrapura) telah beroperasi sejak 10 November 2023.

Sedangkan, Seksi 2 (Indrapura-Kuala Tanjung), Seksi 3 (Tebing Tinggi-Serbelawan) dan Seksi 4(Serbelawan-Pematang Siantar) segmen Serbelawan-Sinaksak ditargetkan beroperasi pada Oktober 2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.