BREAKING NEWS
 

Cadangan Melimpah

Indonesia Siap Ekspor Beras

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Selasa, 6 Januari 2026 06:00 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman. Foto: Dok. Kementan

RM.id  Rakyat Merdeka - Stok beras nasional Indonesia tercatat melampaui target kebutuhan di dalam negeri. Pemerintah pun mulai menyiapkan langkah ekspor beras pada 2026 seiring tercapainya swasembada pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok cadangan beras dalam negeri saat ini mencapai 3,25 juta ton.

Selain itu, Indonesia akan memasuki musim panen utama pada Februari hingga April yang menjadi penopang terbesar produksi nasional.

Baca juga : Rianty Cartwright, Anggap Suami Seperti Bestie

“Februari sampai April itu produksinya 70 persen. Kalau gagal produksi dari Februari hingga April, gagal Republik ini untuk mengekspor,” kata Amran di Depok, Jawa Barat, Senin (5/1/2026).

Amran menegaskan, ekspor beras hanya dapat dilakukan jika stok cadangan benar-benar melimpah. Namun, dia mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis. Terutama pada kesiapan Perum Bulog dalam menyerap gabah petani dan keterbatasan gudang maupun mesin pengering (dryer).

“Terakhir, gudangnya belum ada. Insya Allah kita akan ekspor tahun 2026. Ini sejarah Indonesia, pertama sejarah selama kita merdeka,” tegasnya.

Baca juga : Efek Trump Tidak Ganggu Ekonomi RI

Pada panen raya awal 2026, Pemerintah menargetkan penyerapan setara beras sebesar 2 juta ton hingga 2,5 juta ton. Penyerapan ini dilakukan melalui pembelian gabah petani untuk memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Menurut Amran, target tersebut sejalan dengan proyeksi peningkatan produksi beras nasional pada 2026, serta upaya Pemerintah memperkuat cadangan pangan.

Dari penyerapan itu, target stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ditingkatkan menjadi 4 juta ton, naik dari sekitar 3 juta ton pada 2025.

Adsense

Baca juga : Tangkap Presiden Venezuela, Trump Gegerkan Dunia

Penyerapan hasil panen petani akan dilaksanakan oleh Perum Bulog sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense