RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2025. Memasuki usia ke-76 tahun, bank pelat merah ini membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 3,5 triliun, tumbuh 16,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu memaparkan capaian tersebut dalam konferensi pers Paparan Kinerja BTN Tahun 2025 di Ruang Postpaar, Menara 1 BTN, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Nixon didampingi Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo, Direktur Network and Retail Funding Rully Setiawan, Direktur Finance and Strategy Nofry Rony Poetra, Direktur Risk Management Setiyo Wibowo, Direktur Consumer Banking Hirwandi Gafar, serta Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Business Thomas Wahyudi.
Baca juga : Laba Bersih BTN Tumbuh Double Digit 16,4 Persen Capai Rp 3,5 T di 2025
Selain laba yang tumbuh dua digit, BTN juga mencatat total aset konsolidasian mencapai Rp 527,8 triliun, meningkat 12,4 persen yoy dibandingkan periode sebelumnya.
Nixon mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan fundamental perseroan tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. “Kinerja ini mencerminkan strategi pertumbuhan yang konsisten dan penguatan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Nixon.
Ia menegaskan, pertumbuhan laba didorong oleh ekspansi pembiayaan yang sehat, peningkatan dana pihak ketiga, serta efisiensi operasional yang terus diperbaiki.
Baca juga : Dongkrak Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Siapkan Bansos Lebaran 12,8 T
BTN juga terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dan memperluas basis pendanaan ritel.
Menurut Nixon, momentum usia ke-76 tahun menjadi refleksi sekaligus dorongan bagi BTN untuk terus memperkuat peran sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan nasional.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan industri perbankan nasional masih mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang 2025, dengan permodalan dan likuiditas yang relatif terjaga.
Baca juga : Memasuki Usia 47 Tahun, Universitas Budi Luhur Perkuat Internasionalisasi Kampus
Dalam konteks tersebut, BTN dinilai mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko secara prudent.
“Kami akan terus menjaga pertumbuhan yang sehat, memperkuat struktur pendanaan, serta meningkatkan daya saing melalui inovasi digital,” tegas Nixon.
Dengan capaian laba Rp 3,5 triliun dan aset yang menembus Rp 527,8 triliun, BTN optimistis mampu melanjutkan tren pertumbuhan positif sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembiayaan sektor perumahan dan perekonomian nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.