BREAKING NEWS
 

Bos Bulog Imbau Masyarakat Tak Panic Buying 

Tenang, Stok Beras & Migor Aman Hingga Akhir Tahun

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 15 Maret 2026 06:35 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Dok. rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat tidak perlu resah, belanja beras dan minyak goreng (migor) berlebihan (panic buying) untuk memenuhi kebutuhan perayaaan hari Raya Idul Fitri. Stok kedua bahan pangan tersebut sangat aman karena mampu mencukupi hingga akhir tahun.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, per Senin (9/3/2026), stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog mencapai 3,74 juta ton. Stok ini berada pada level sangat kuat. Jumlah CBP diproyeksikan akan terus meningkat seiring kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah. 

“Dengan adanya panen di berbagai daerah, serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujar Rizal di Jakarta, Selasa (10/3/2026). 

Baca juga : DPRD DKI Minta Layanan Air Berpihak Rakyat Kecil

Selain stok beras yang mumpuni, pihaknya memastikan pasokan migor tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan, yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan. 

Dengan kondisi tersebut, Rizal memastikan ketersediaan beras dan migor untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun. 

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya. 

Baca juga : Manchester United Vs Aston Villa, Momen Krusial Di Papan Atas

Selain dua komoditas utama tersebut, sambung dia, ketersediaan bahan pokok lainnya terpantau mencukupi. 

Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran. 

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. 

Ekspor Ke Arab 

Baca juga : BNP Paribas Open, Sinner Bertemu Musuh Bebuyutan Di Semifinal

Selain bisa menjaga ketersediaan dan stabilitas beras nasional, Pemerintah mampu memenuhi kebutuhan pangan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026 melalui ekspor beras dengan merk Befood Nusantara milik Perum Bulog ke Arab Saudi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense