BREAKING NEWS
 

Bos Bulog Imbau Masyarakat Tak Panic Buying 

Tenang, Stok Beras & Migor Aman Hingga Akhir Tahun

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 15 Maret 2026 06:35 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Dok. rm.id)

 Sebelumnya 
Pihaknya telah bekerja sama dengan empat pabrik dalam memproduksi beras yang akan di ekspor ini. 

“Salah satunya, menggunakan pabrik milik Wilmar di Serang dan Mojokerto,” akunya. 

Selain itu, beras yang diekspor ini telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional dan tersertifikasi halal. 

Baca juga : DPRD DKI Minta Layanan Air Berpihak Rakyat Kecil

Terpenting, beras ekspor ini juga telah memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah, yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan Beras Bulog Befood Nusantara untuk musim haji 2026. 

Ia pun menyampaikan, nilai beras yang diekspor mencapai Rp 38 miliar dan telah mendapatkan subsidi dari Pemerintah, sehingga Bulog menjual beras super premium tersebut di harga Rp 16.000 per kilogram (kg). 

Sebagai informasi, harga beras premium di pasar domestik berkisar Rp 19.000 sampai Rp 25.000/kg. 

Baca juga : Manchester United Vs Aston Villa, Momen Krusial Di Papan Atas

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengapresiasi langkah besar Bulog mampu memanfaatkan hasil produksi beras Indonesia yang berlimpah dengan mengekspornya ke luar negeri. 

“Ini menjadi pangsa pasar baru buat Bulog. Selama ini banyak jemaah haji dan umrah berasal dari Indonesia,” kata Trubus kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Hal ini menunjukkan bahwa kualitas beras Indonesia sangat mampu bersaing dengan negara eksportir lainnya, seperti Thailand dan Vietnam. 

Baca juga : BNP Paribas Open, Sinner Bertemu Musuh Bebuyutan Di Semifinal

Ia berharap, langkah ini bisa terus berlanjut ke depan dengan terus menjaga hasil produksi beras di dalam negeri. 

“Semoga tidak hanya tahun ini saja. Harus terus berupaya meyakinkan pasar luar negeri, bahwa Indonesia juga mampu ekspor beras ke depannya,” tukasnya. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense