BREAKING NEWS
 

Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Berantas Tambang Ilegal: 1 Minggu Cabut Semua!

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 8 April 2026 21:29 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pejabat kementerian/lembaga, di Istana Negara, Rabu (8/4/2026). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera mengevaluasi dan menindak tegas praktik tambang ilegal di Indonesia. Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam Taklimat Presiden kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pejabat kementerian/lembaga, di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).

Prabowo mengatakan, telah menerima laporan terkait ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di hutan lindung yang perlu ditertibkan. Ia kemudian melakukan verifikasi data tersebut ke Kementerian Kehutanan dan menemukan bahwa tambang tersebut juga belum mengantongi izin penebangan kayu.

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan, Pemerintah tidak memiliki waktu untuk bersikap lunak terhadap izin tambang tersebut, termasuk yang melibatkan pihak-pihak dekat atau kelompok tertentu.

Baca juga : Trump Tangguhkan Serangan ke Iran 2 Minggu, Asalkan Selat Hormuz Dibuka

"Segera evaluasi. Kalau nggak jelas, cabut semua itu. Kita sudah nggak ada waktu untuk terlalu kasihan. Nggak ada kasihan sekarang. Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat," tegas Prabowo.

Adsense

Kepala Negara juga menekankan bahwa kepentingan pribadi, kelompok, maupun relasi tidak boleh menghambat upaya penertiban sektor pertambangan. 

"Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok nomor berapa?" ujarnya. Ia pun meminta evaluasi dilakukan dalam waktu cepat.

Baca juga : Menteri ESDM Tinjau Penertiban Tambang Ilegal Di Murung Raya

Pada kesempatan itu, Prabowo menanyakan kepada Bahlil terkait tenggat waktu hasil evaluasi izin tersebut. Bahlil menjawab, dua pekan. Namun, menurut Prabowo, tenggat waktu itu terlalu lama.

"Evaluasi segera. Berapa hari laporan kembali ke saya? Dua minggu? Enak aja dua minggu. Satu minggu kita cabut semua IUP, prinsip-prinsip yang nggak beres," katanya.

Prabowo menegaskan, pencabutan izin tambang bermasalah bertujuan untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam kembali berpihak kepada negara dan rakyat.

Baca juga : Kecupan Prabowo Tenangkan Raungan Bayi Di Samping Peti Prajurit Perdamaian Dunia

"Harus di tangan negara. Dan kita bisa nanti memperkuat institusi-institusi kita," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense