Dark/Light Mode

Prabowo Ke Pengusaha Jepang: Jika Ada Kendala Investasi, Lapor Langsung Ke Saya

Senin, 30 Maret 2026 22:31 WIB
Foto: Bakom RI
Foto: Bakom RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang terbuka, responsif, dan menjunjung kepastian hukum bagi investor, khususnya dari Jepang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Indonesia–Japan Business Forum yang digelar di Tokyo, Senin (30/3/2026). Dalam forum itu, Presiden Prabowo mempersilakan pengusaha Jepang untuk melaporkan langsung berbagai kendala investasi yang dihadapi di Indonesia.

“Jika Anda memiliki masalah, Anda dapat langsung mengadu kepada saya, melalui duta besar, perwakilan, atau lembaga seperti MITI, JETRO, maupun Keidanren. Saya siap menerima pengaduan,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, kepemimpinan modern menuntut respons cepat terhadap berbagai persoalan, termasuk hambatan investasi. Menurutnya, seorang presiden harus mampu bertindak layaknya CEO negara yang sigap dalam mengambil keputusan.

Baca juga : Prabowo Ajak Pengusaha Jepang Investasi Di RI, Tegaskan Filosofi Seribu Teman

“Seorang presiden modern pada dasarnya adalah CEO negara. Ia harus mengetahui masalah dengan cepat dan menyelesaikannya dengan cepat,” katanya.

Untuk memperkuat respons tersebut, pemerintah telah membentuk satuan tugas khusus atau de-bottlenecking task forceyang bertugas mengatasi hambatan investasi, mulai dari kendala administratif hingga praktik yang merugikan investor.

“Perusahaan yang menghadapi keterlambatan, hambatan administrasi, atau perlakuan tidak semestinya dapat langsung menghubungi satgas ini,” jelasnya.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan deregulasi dan penyederhanaan aturan guna mempercepat arus investasi di Indonesia.

Baca juga : Prabowo Ke Jepang, Prof Didik: Momentum Perkuat Perdagangan Dan Investasi

“Kami berupaya menyingkirkan regulasi yang tidak rasional. Ini bukan hal mudah, tetapi kami bertekad menyederhanakan proses,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kecepatan dalam pengambilan keputusan di tengah dinamika global. Menurutnya, waktu merupakan faktor krusial dalam dunia usaha.

“Kita tidak bisa membeli waktu atau bernegosiasi dengan waktu. Kita hanya bisa memanfaatkannya secara efisien,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengajak pelaku usaha Jepang untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia melalui kolaborasi teknologi, investasi, dan pengembangan pasar.

Baca juga : Pelindo Sinergi Lokaseva Lestarikan Budaya Inovasi Lewat Program SPRINT

Ia optimistis peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia–Jepang akan membuka peluang baru bagi kedua negara. “Kami siap dan ingin melangkah maju bersama,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.