BREAKING NEWS
 

Atur Ritme Panen Hadapi Anomali Iklim

Produksi & Mutu Kopi PTPN IV Tetap Terjaga

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 10 April 2026 06:35 WIB
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

 Sebelumnya 
Akibatnya, kata dia, buah kopi atau cherry berkembang lebih lambat dari biasanya. Apalagi kondisi itu terjadi di sejumlah wilayah operasional utama. 

Misalnya, di kawasan Java Coffee Estate (JCE) di lereng Dataran Ijen, Jawa Timur, curah hujan mencapai 120 milimeter dengan 21 hari hujan sepanjang triwulan pertama. 

Sementara di wilayah Jambi, tercatat curah hujan 57 milimeter dengan 10 hari hujan. 

Baca juga : Purbaya: Mereka Belum Tahu Jurus-jurus Saya

Kini, di tengah dinamika iklim yang semakin sulit diprediksi, pelaku industri perkebunan dituntut lebih adaptif. 

“Bagi PTPN IV, menjaga keseimbangan antara kuantitas produksi dan kualitas hasil menjadi kunci untuk mempertahankan kinerja, sekaligus menjaga daya saing kopi di pasar,” tegasnya. 

Di kesempatan yang sama, Manajer Kerja Sama Operasi (KSO) Java Coffee Estate Hastudy Yunarko menjelaskan, kondisi tersebut membuat perusahaan harus mengambil langkah antisipatif. 

Baca juga : Sanksi Tegas Pembuat Laporan Palsu Pakai AI

“Kalau panen dipaksakan saat buah belum matang sempurna, kualitas seduhan kopi akan turun. Itu berisiko terhadap standar mutu produk,” ungkap Hastudy. 

Karena itu, manajemen memutuskan untuk menggeser jadwal panen raya ke bulan Mei 2026 sesuai dengan potensi kematangan kopi cherry merah secara alami. 

Ia menilai, langkah ini memberi waktu tambahan bagi buah kopi untuk mencapai tingkat kematangan optimal. 

Baca juga : Atletico Bungkam Barca

Tak hanya itu, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga kualitas kopi di tengah tekanan faktor cuaca. 

“Kami memilih menunggu agar kualitas tetap terjaga saat produk masuk ke pasar,” pungkasnya. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense