RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Jakarta Timur menyalurkan paket sembako kepada para pekerja dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Penyaluran dilakukan melalui Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudinakertransgi) Jakarta Timur.
Penyaluran secara simbolis berlangsung di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur dan dihadiri ratusan pekerja serta pemangku kepentingan ketenagakerjaan. Penyaluran bantuan ini menjadi wujud kepedulian BPJS Ketenagakerjaan terhadap kesejahteraan pekerja, sekaligus momentum memperkuat sinergi antara Pemda, lembaga jaminan sosial, dan pekerja di tengah dinamika ekonomi.
Paket sembako yang diberikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan makanan kaleng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para pekerja.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Salurkan 580 Paket Sembako Bagi Pekerja di Jakarta Timur
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Ferry Yuniawan yang juga menjabat Koordinator Wilayah Timur kepada Kepala Sudinakertransgi Jakarta Timur Sunjaya. Selanjutnya didistribusikan kepada serikat pekerja dan peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jakarta Timur.
Ferry Yuniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pokok serta menjadi simbol kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan," kata Ferry, di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, penguatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemda, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus dilakukan guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Rp298 Juta Untuk Korban KRL
Wakil Kepala Wilayah Bidang Digitalisasi Human Capital dan Aset Kantor Wilayah DKI Jakarta BPJS Ketenagakerjaan Antony Sugiarto menekankan pentingnya inovasi layanan. "BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong transformasi digital untuk memudahkan akses layanan serta meningkatkan kualitas perlindungan bagi peserta," katanya.
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin menyoroti tantangan ketenagakerjaan pada 2026, termasuk fluktuasi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dinamika ekonomi global dan nasional.
"Peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja guna menciptakan iklim kerja yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya.
Baca juga : May Day 2026, Simbol Kedekatan Pemerintah-Buruh Di Era Prabowo
Dalam kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan program Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta dari tiga kantor cabang, masing-masing sebesar Rp 42 juta.
Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Junaedi Abdullah (anggota PPSU Kelurahan Rawamangun), Abdul Haris (Yayasan Pendidikan Islam Al-Halimiyah), serta Suparmi (kader Jumantik).
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para pekerja dan keluarganya, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.