RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ikut meredam dampak merosotnya nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Luhut terbang ke Singapura untuk memenangkan para investor dari negeri singa tersebut.
Video pertemuan Luhut dengan investor Singapura diunggah ke akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (21/5/2026). Luhut terlihat sedang berbicara dengan beberapa investor global dan jajaran asset management terkemuka. Video tersebut diberi judul Meeting with Investors. Pertemuan berlangsung pada Rabu (20/5/2026).
“Kesempatan itu saya manfaatkan untuk mendengarkan masukan, sekaligus menjelaskan kondisi riil Indonesia guna menambah kepercayaan mereka,” tulis Luhut, dalam unggahannya.
Dalam diskusi tersebut, lanjut Luhut, memang ada kekhawatiran mengenai volatilitas pasar. Mulai dari fluktuasi nilai tukar, hingga arus modal akibat tingginya suku bunga dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah
Baca juga : Kumpul Di Kantor Airlangga, Para Menteri Matangkan Pembentukan Badan Ekspor
Kepada para investor, Luhut menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Hal itu tercermin dari pertumbuhan 5,61 persen di kuartal I-2026 dan inflasi yang terkendali di angka 2,4 persen.
Luhut paham, fundamental ekonomi saja tidak cukup, karena pasar menimbang aspek kepercayaan dan kepastian. Sebab itu, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menjaga disiplin fiskal dan mempertahankan defisit anggaran di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Kredibilitas fiskal adalah aset berharga yang tidak akan kami pertaruhkan," tegas mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi ini.
DEN juga sudah membuat model simulasi secara cermat jika harga minyak dunia terus bertahan di atas 100 dolar AS per barel. Hasil kajian ini sudah disampaikan Luhut kepada Prabowo, lengkap dengan rekomendasi untuk memberikan stimulus ekonomi sekaligus efisiensi melalui transformasi digital dengan teknologi GovTech.
Baca juga : Alhamdulillah, 9 WNI Yang Dibawa Tentara Israel Sudah Dibebaskan
Terkait regulasi pasar modal, Luhut mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengoptimalkan Artificial Intelligence (AI) untuk sistem pengawasan agar lebih bersih dan transparan. DEN juga terus mematangkan ekosistem Indonesia Financial Center (IFC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai rumah kolaborasi strategis, yang menawarkan iklim usaha setara dengan pusat keuangan global yang didukung oleh kemudahan operasional dan kepastian hukum yang inklusif.
Luhut memandang, kepercayaan dan kepastian sama pentingnya dengan pertumbuhan ekonomi. Arah kebijakan bangsa juga sudah sangat jelas, yaitu ekonomi lebih kompetitif, transparan, dan efisien. "Dengan eksekusi yang kuat, peluang investasi jangka panjang di Indonesia tetap masih menjanjikan," tegasnya.
Saat ini, nilai tukar rupiah dan IHSG masih tertekan. Dalam penutupan pasar spot, Kamis (21/5/2026), rupiah ditutup Rp 17.667 per dolar AS atau melemah 13 poin dibanding hari sebelumnya. Sementara, IHSG ditutup dalam posisi terperosok 213,20 poin atau 3,37 persen ke level 6.105,30.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menerangkan, pengaruh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) masih berdampak pada sejumlah saham besar Indonesia. Terdapat 18 saham yang ditendang dari indeks saham global milik MSCI.
Baca juga : Menhaj Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Di Makkah
Hasan mengakui, pelemahan terhadap sejumlah saham ini tidak dapat dihindari. Pelemahan indeks ini berpotensi terus berlanjut hingga keputusan pengeluaran 18 saham di indeks MSCI ini efektif berlaku setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026.
"Nanti kita lihat apakah akan ada net outflow atau net inflow dalam hal ini," ucap Hasan.
Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai, anjloknya IHSG lantaran investor belum memahami tujuan dibentuknya BUMN khusus ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
"Kalau ada ketidakpastian, biasanya takut, jual dulu. Tapi, kalau mereka nanti mengerti dampak yang sebetulnya seperti apa, harganya (IHSG) akan naik," yakin Purbaya, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.