Dark/Light Mode

Pemda Diminta Pastikan Kesiapan Lahan

Sekolah Rakyat Jadi Strategi Memutus Rantai Kemiskinan

Jumat, 22 Mei 2026 06:55 WIB
Pemda Diminta Pastikan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat Jadi Strategi Memutus Rantai Kemiskinan

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Sosial (Kemensos) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat sebagai strategi memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sejumlah daerah diminta segera menyiapkan lahan dan menyelesaikan kendala teknis agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dapat segera berjalan.

Teranyar, Kemensos mengajak Pemda Kutai Kartanegara, Sinjai dan Kaimana mempercepat kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat.

Baca juga : Bursa Calon Ketua DPD Demokrat, Gubernur Sulbar Maju Lagi

Ajakan itu disampaikan dalam audiensi bersama ketiga Pemda di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (21/5/2026). Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Karena itu, Pemda diminta aktif menyiapkan lahan dan mempercepat proses pembangunan agar program segera berjalan.

“Presiden memerintahkan pemutusan transmisi kemiskinan harus dimulai sejak dini, sejak SD. Sekolah Rakyat ini program prioritas Presiden untuk memutus transmisi kemiskinan melalui jalur pendidikan,” ujar Agus.

Menurut Agus, Pemerintah Pusat menargetkan setiap daerah memiliki minimal satu Sekolah Rakyat dengan kapasitas hingga 1.000 siswa. Dukungan Pemda menjadi faktor penting untuk mempercepat realisasi program tersebut.

Baca juga : Bangsa Kita Harus Kuat, Berdiri Di Atas Kaki Sendiri

Dijelaskan, Pemerintah saat ini telah menyiapkan 104 titik Sekolah Rakyat permanen untuk menggantikan Sekolah Rakyat rintisan. Namun, baru 93 titik yang berjalan karena sejumlah daerah masih menghadapi kendala kesiapan lahan dan pembangunan.

Untuk tahun 2026, Pemerintah berencana menambah 143 titik baru di berbagai wilayah Indonesia. Seluruh usulan daerah yang memenuhi persyaratan nantinya akan diajukan kepada Presiden melalui Menteri Sosial untuk ditetapkan pembangunannya.

Dalam audiensi tersebut, masing-masing Pemda memaparkan perkembangan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Mulai dari kesiapan lahan, progres pembangunan, hingga kendala teknis di lapangan.

Baca juga : Periksa Mantan Ditjen PHU Kemenag, KPK Dalami Pembagian Kuota Haji Tambahan

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan, Pemda telah menyiapkan lahan seluas tujuh hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Legalitas lahan juga telah diserahkan kepada Kementerian Sosial dan saat ini lokasi memasuki tahap pematangan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.