Dark/Light Mode

Gerindra Puji Pidato Presiden Di DPR

Bangsa Kita Harus Kuat, Berdiri Di Atas Kaki Sendiri

Jumat, 22 Mei 2026 06:45 WIB
Wasekjen DPP Partai Gerindra, Kawendra Lukistian. (Foto: Dok. Gerindra)
Wasekjen DPP Partai Gerindra, Kawendra Lukistian. (Foto: Dok. Gerindra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Kawendra Lukistian memuji pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Dia menilai pidato Prabowo itu menunjukkan semangat “berdikari” atau berdiri di atas kaki sendiri sebagai arah utama kebijakan ekonomi nasional. 

Semangat tersebut tercermin dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang untuk pertama kalinya disampaikan langsung oleh Presiden. 

"Ini pertama kali dalam sejarah Presiden menyampaikan secara langsung kerangka ekonomi makro dan juga pokok-pokok kebijakan fiskal,” ujar Kawendra, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/5/2026). 

Baca juga : Periksa Mantan Ditjen PHU Kemenag, KPK Dalami Pembagian Kuota Haji Tambahan

Menurut Kawendra, Prabowo menunjukkan komitmen kuat untuk mengimplementasikan Pasal 33 UUD 1945 melalui kebijakan ekonomi yang berpihak pada kepentingan bangsa dan rakyat. Arah kebijakan itu menegaskan pentingnya membangun kemandirian ekonomi nasional agar Indonesia tidak terus bergantung pada kekuatan asing maupun tekanan global. 

Anggota Komisi VI DPR RI itu menilai penyampaian langsung KEM-PPKF oleh Presiden menjadi penegasan arah baru pembangunan ekonomi nasional yang berlandaskan prinsip berdikari. 

Lebih lanjut, Kawendra menyatakan skuadnya di Senayan akan mengawal implementasi kebijakan tersebut melalui fungsi pengawasan, khususnya terhadap berbagai regulasi turunan yang akan diterbitkan Pemerintah. 

Kawendra juga mendukung komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga aset negara dan menutup potensi kebocoran ekonomi yang selama ini merugikan negara. 

Baca juga : Hana Bank Cetak Laba Bersih Rp 200,78 Miliar

“Selama lebih dari 20 tahun kita melihat begitu banyak kebocoran, belasan ribu triliun, itu tidak boleh terjadi lagi. Aset negara harus kita jaga dan dioptimalkan sebesar-besarnya untuk bangsa kita,” jelasnya. 

Di akhir keterangannya, Kawendra menilai langkah Pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dan swasembada menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global. 

“Bangsa kita harus kuat, berdikari, dan berdiri di atas kaki sendiri,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan sistem ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada falsafah Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Prabowo menyebut Pasal 33 merupakan cetak biru ekonomi bangsa yang disusun langsung oleh para pendiri bangsa untuk memastikan kekayaan Indonesia digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. 

Baca juga : Jadi Mesin Ekonomi, SDM Pariwisata Kita Diperkuat

“Saya telah disumpah oleh saudara-saudara sekalian, di hadapan saudara-saudara sekalian, dan di hadapan rakyat. Tugas saya adalah menjalankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Presiden dalam pidatonya di Sidang Paripurna DPR RI yang membahas arah Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026). 

Prabowo menyatakan upaya Pemerintah memperbaiki tata kelola ekonomi nasional merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut Prabowo, berbagai persoalan ekonomi nasional muncul karena Indonesia menyimpang dari falsafah ekonomi yang dirumuskan para pendiri bangsa. “Pasal 33 dengan jelas menjabarkan sistem perekonomian yang seharusnya kita jalankan sebagai bangsa,” ujarnya. 

Presiden meyakini Indonesia akan menjadi negara makmur apabila menjalankan Pasal 33 secara murni dan konsekuen. Baginya, falsafah ekonomi Indonesia bukan ekonomi yang membiarkan kekayaan hanya dinikmati segelintir pihak, melainkan ekonomi yang menempatkan negara sebagai pelindung kepentingan rakyat banyak. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.