BREAKING NEWS
 

Akselerasi Pembiayaan, BSI Siap Garap Potensi Rp 5 Ribu T Pasar Halal Lifestyle

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 25 Mei 2026 16:31 WIB
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo. (Foto: Dok BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI siap memimpin dan menaikkan kelas ekosistem halal di Indonesia, dengan mengoptimalkan potensi pasar halal lifestyle nasional yang kini mencapai Rp 5 ribu triliun.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, peran perbankan syariah saat ini telah bertransformasi jauh melampaui sekadar penyedia transaksi finansial.

“BSI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan transaksional. Lebih dari itu, perbankan syariah kini ikut menentukan arah dan menjadi penggerak utama pertumbuhan arus baru ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

Anggoro mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut, BSI menyiapkan sejumlah faktor pemampu (enablers) strategis. Salah satunya melalui akselerasi pembiayaan yang agresif namun tetap berkelanjutan di berbagai sektor produktif.

Baca juga : Pembiayaan Griya BSI Melonjak, Tembus Rp 60 T Per Maret 2026

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama yang didorong untuk naik kelas.

"Kami serius memastikan pertumbuhan UMKM berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Adsense

BSI, tegasnya, hadir melayani sepenuh hati melalui ekosistem komprehensif di BSI UMKM Centre. Mulai dari pendampingan usaha yang belum bankable, pelatihan, pembinaan kemampuan, hingga membuka akses pasar melalui business matching dengan pembeli skala nasional maupun internasional.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memanfaatkan keunggulan uniknya (uniqueness) dalam ekosistem halal.

Baca juga : Tuntaskan Proyek Pengembangan, PHE ONWJ Produksi Minyak 3 Ribu Barel Per Hari

“Perusahaan secara masif masuk ke berbagai jejaring strategis seperti pondok pesantren, sekolah Islam, komunitas, industri halal, hingga sektor haji dan umrah untuk mengintegrasikan potensi bisnis di dalamnya,” kata Anggoro.

Saat ini, Indonesia menempati posisi ke-3 terbesar dalam pasar halal lifestyle global.

Anggoro optimistis angka potensi Rp 5 ribu triliun tersebut masih bisa melonjak lebih tinggi jika seluruh ekosistem industri halal dan UMKM terintegrasi penuh dengan dukungan perbankan syariah sebagai mitra finansial utama.

"Tantangan besar kita adalah bagaimana bank syariah memimpin dan mengeksplorasi potensi raksasa ini secara optimal, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia,” katanya.

Baca juga : Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Busana Ini Buktikan Produk Lokal Di Pasar Global

Anggoro menegaskan, prinsip syariah itu sejak lama adalah membangun ekonomi yang adil, transparan, berkelanjutan, dan bermanfaat, sesuai dengan maqashid syariah.

“Ekonomi itu tidak hanya untuk profit, tapi ekonomi itu untuk kemanfaatan dan keberlanjutan,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense