RM.id Rakyat Merdeka - PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) meluncurkan Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity (FWD Income Prosperity), yaitu solusi perlindungan jiwa hingga 20 tahun, sehingga diharapkan turut membantu nasabah menjaga stabilitas keuangan dan merencanakan masa depan dengan lebih tenang, melalui manfaat tunai tahunan yang terencana.
Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, serta berbagai dinamika dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat juga semakin mencari rasa aman dalam pengelolaan keuangannya.
Hal ini, kata dia, terlihat berdasarkan hasil FWD consumer outlook survey di Indonesia yang dilakukan FWD Group dan Ipsos, dengan melibatkan lebih dari 1.000 responden kelas menengah Indonesia berusia 21–65 tahun melalui survei online pada Oktober 2025, menunjukkan 66 persen responden mengaku masih merasa stres, khawatir, atau sekadar “bertahan” secara finansial.
Sementara itu, hanya 34 persen yang merasa cukup percaya diri atau aman secara finansial.
Untuk itu, kebutuhan akan perlindungan kini tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi. Tetapi, juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur, serta kepastian dalam perencanaan keuangan.
“Melalui FWD Income Prosperity, kami ingin menghadirkan solusi perlindungan yang menggabungkan manfaat tunai tahunan dengan perlindungan jiwa, sehingga masyarakat merasa yakin dalam merencanakan masa depan dan bisa fokus menjalani hidup,” ujar Jeffrey, di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca juga : IYAC Dorong Penguatan Sistem Perlindungan Anak Di Pesantren
Di kesempatan yang sama, Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance Rudy F. Manik mengatakan, FWD Income Prosperity menawarkan berbagai keunggulan antara lain pasti dapat manfaat tunai tahunan sebesar 14 persen atau 17 persen dari Premi Tahunan, sesuai plan yang dipilih.
Namun, hal ini berlaku selama polis tetap aktif sampai dengan tahun pembayaran Manfaat Tunai Tahunan dan nasabah telah melunasi pembayaran premi yang telah jatuh tempo.
Selain itu, masyarakat atau nasabah pasti mendapatkan manfaat lebih dari premi yang dibayar, dengan Manfaat Akhir Masa Asuransi sebesar 108 persen dari total premi dibayar dan ini berlaku selama periode campaign hingga 31 Desember 2026.
Rudy menambahkan pihaknya menyasar segmen individual affluent, dengan premi minimal Rp 25 juta per tahun.
“Premi yang dibayarkan nasabah minimal dari Rp 25 juta per tahun. Ada pilihan waktunya, bisa 15 tahun atau 20 tahun. Total premi dibayar hanya 5 kali, total manfaat bisa sampai 166 persen. Ada bentuk manfaat tunai tahunan sejak tahun ketiga dan manfaat akhir masa asuransi,” kata Rudy.
Keunggulan lainnya dari produk ini, sambung dia, pasti diterima (guaranteed issue offer), tanpa pemeriksaan kesehatan untuk Uang Pertanggungan hingga Rp 2 miliar. Serta, perlindungan atas risiko meninggal dunia hingga 130 persen premi dibayar dan tambahan meninggal dunia akibat kecelakaan.
Baca juga : Menlu Iran: Teheran Siap Lanjutkan Perundingan Kapan Pun AS Serius
Lalu, perlindungan tambahan berupa manfaat pembebasan premi bila terjadi risiko cacat tetap total akibat kecelakaan maupun penyakit, sehingga nasabah tetap terlindungi tanpa beban finansial tambahan.
Ia optimistis, dengan berbagai keunggulan tersebut, serta struktur manfaat yang jelas dan terencana, maka produk FWD Income Prosperity memberikan visibilitas yang lebih baik dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
“Kami juga yakin produk ini semakin relevan di tengah perkembangan inklusi keuangan di Indonesia,” katanya.
Meskipun akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, kebutuhan akan solusi yang membantu mereka merencanakan masa depan.
Karenanya Rudy berkomitmen, untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Melalui FWD Income Prosperity, kami ingin terus mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan sehari-hari. Kami percaya, dengan solusi yang tepat, masyarakat dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan percaya diri,” ujar Rudy .
Baca juga : Peringati Hari Bumi, Gubernur Jateng Nyatakan Perang Ke Mafia Tambang
Saat ini, produk FWD Income Prosperity didisitribusikan melalui kanal agency (keagenan). Mengingat, pemasaran produk melalui kanal digital, biasanya digunakan untuk memasarkan produk yang lebih simple dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 75 ribu.
“Selama ini, kami menggunakan tiga kanal distribusi untuk memasarkan produk FWD, yakni keagenan, bancassurance dan digital. Tapi, untuk produk-produk yang lebih kompleks, kami gunakan keagenan dan bancassurance,” katanya.
Dalam peluncuran produk ini, turut hadir public figure Agatha Suci. Ia mengaku, merencanakan perlindungan bagi keluarga terasa lebih mudah dengan adanya produk asuransi jiwa yang memiliki manfaat yang terstruktur.
“Setidaknya, mari mulai dulu untuk berasuransi. Kalau menunggu waktu yang ideal (soal kemapanan finansial), itu nggak akan ada. Semoga hadirnya produk asuransi jiwa ini membantu saya untuk mengelola keuangan lebih baik dan bisa lebih fokus pada keluarga,” ujar Agatha.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.