BREAKING NEWS
 

Hampir 20 Tahun, SRC Konsisten Majukan UMKM Kelontong

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 28 Mei 2026 13:23 WIB
Sampoerna Retail Community (SRC) menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti sekitar 500 pemilik Toko SRC di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, serta Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto. Foto: Dokumen SRC

RM.id  Rakyat Merdeka - Selama hampir dua dekade, Sampoerna Retail Community (SRC) terus mendampingi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya pemilik toko kelontong, agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Bagi SRC, pemberdayaan UMKM bukan sekadar meningkatkan omzet usaha, tetapi juga memastikan para pelaku usaha memiliki kualitas hidup yang baik agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk kepedulian tersebut, SRC menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi sekitar 500 pemilik Toko SRC di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), pekan lalu.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, serta Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) Romulus Sutanto.

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian SRC kepada masyarakat melalui kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan bisa terus berlanjut menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Uus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Baca juga : 18 Tahun Bersama, SRC Buktikan Komitmen Majukan UMKM

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai keputusan yang sangat bijak. Semoga semuanya sehat dan bahagia serta dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.

Indah juga menyoroti besarnya kontribusi perempuan, khususnya para ibu yang tergabung dalam ekosistem SRC. Menurut dia, peran perempuan sangat penting dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kontribusi para ibu sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, ibu-ibu pemilik toko kelontong SRC harus tetap sehat,” ujarnya.

Adsense

Sementara itu, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Ivan Cahyadi mengatakan, peringatan HUT ke-18 SRC menjadi momentum untuk menegaskan komitmen dalam mendampingi dan memperkuat UMKM di Indonesia.

Baca juga : NasDem Yakin, AI Bisa Majukan UMKM dan Berdayakan Difabel

Menurut Ivan, SRC yang dimulai dari 57 toko pada 2008 kini telah berkembang menjadi lebih dari 250 ribu toko di seluruh Indonesia. Pertumbuhan itu didukung lebih dari 6.300 mitra dan terhubung melalui 10 ribu paguyuban.

“Selama 18 tahun, SRC menunjukkan bahwa dampak berkelanjutan lahir dari inisiatif yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Ivan.

Dia menjelaskan, SRC yang awalnya hanya berupa pendampingan sederhana bagi toko kelontong kini berkembang menjadi gerakan retail tradisional terbesar di Indonesia. Pertumbuhan tersebut didorong penguatan keterampilan bisnis, manajemen usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital melalui ekosistem AYO by SRC yang membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.

Berdasarkan riset Kompas Gramedia (KG) Media 2026, total omzet ekosistem SRC mencapai Rp251 triliun per tahun atau setara 9,5 persen Produk Domestik Bruto (PDB) retail nasional 2025.

Angka itu naik Rp15 triliun dibandingkan capaian tahun 2023 sebesar Rp236 triliun. SRC juga mencatat omzet toko meningkat 42 persen setelah bergabung dalam ekosistem SRC. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, omzet toko tetap tumbuh hingga 27,5 persen melalui pendampingan berkelanjutan.

Baca juga : Usia 40 Tahun, Edin Dzeko Makin Tokcer

Tak hanya itu, transformasi digital turut memperkuat pertumbuhan usaha. Saat ini, sebanyak 98,8 persen toko SRC telah terdigitalisasi dan 46 persen toko berhasil memperluas lini usaha, mulai dari produk digital hingga layanan pembayaran.

Di tingkat komunitas, toko SRC juga menjadi saluran distribusi produk UMKM lokal melalui program Pojok Lokal. Program ini mencatat pertumbuhan omzet signifikan dari Rp5,65 triliun pada 2023 menjadi Rp12,9 triliun pada 2026.

Ivan menegaskan, UMKM yang tangguh lahir dari pelaku usaha yang produktif, adaptif, dan sejahtera. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar manfaat berbagai program pemerintah, termasuk Cek Kesehatan Gratis, dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Ke depan, SRC akan terus memperluas dampak pemberdayaan UMKM agar semakin tangguh dan mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense