RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) kian agresif memperluas sayap di pasar global. Setelah aset Kantor Cabang Luar Negeri tumbuh melesat, bank syariah terbesar di Indonesia itu tengah menyiapkan cabang baru di Jeddah, Arab Saudi, untuk menggarap potensi besar ekosistem halal, haji, dan umrah.
Kinerja internasional PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan pertumbuhan yang solid. Hingga April 2026, aset Kantor Cabang Luar Negeri BSI di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) tumbuh 80 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang didorong kuat oleh pembiayaan korporasi (corporate financing), serta meningkatnya aktivitas perdagangan dan bisnis lintas negara di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Selain pembiayaan, BSI Dubai juga memfasilitasi dan memberikan layanan treasury, trade finance, serta documentary collection bagi eksportir dan importir yang memiliki transaksi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia.
Direktur Treasury & International Banking BSI Firman Nugraha mengatakan, melihat potensi bisnis yang masih sangat besar di pasar UEA dan Timur Tengah (Timteng) pihaknya optimistis pertumbuhan bisnis Kantor Cabang Luar Negeri BSI Dubai dapat terus berlanjut secara positif pada tahun ini.
Terlebih, saat ini Timteng telah menjadi salah satu pusat bisnis internasional (international hub). Banyak perusahaan Indonesia maupun perusahaan global yang memiliki perwakilan di Dubai.
Baca juga : Airlangga: Jerman Bidik Mineral Kritis Dan SDM RI
“Hadirnya BSI di Dubai diharapkan dapat menjadi jembatan layanan keuangan sekaligus memperkuat kerja sama ekspor-impor dengan berbagai perusahaan di Indonesia,” kata Firman dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).
BSI berkomitmen memperluas jangkauan layanan di kawasan Timteng, seiring posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbanyak di dunia.
Untuk itu, kata Firman, BSI tengah mempersiapkan pembukaan cabang di Arab Saudi, tepatnya di Jeddah, guna menggarap ekosistem halal, termasuk ekosistem haji dan umrah.
Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memberikan kontribusi besar terhadap kunjungan jemaah haji dan umrah ke Arab Saudi.
“Setiap tahun Indonesia mengirim jemaah haji rata-rata sekitar 203 ribu orang dan sekitar 170 ribu jemaah atau 83 persen merupakan jemaah haji yang berasal dari BSI,” ungkapnya.
Baca juga : Penerimaan Siswa Baru Harus Bebas Pungutan
Dari sisi jemaah umrah, berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) tahun 2025, tercatat 1,6 juta jemaah di seluruh Indonesia, di mana sebesar 84 persen di antaranya melalui BSI.
Firman menegaskan, BSI hadir di pasar internasional untuk menjadi mitra strategis yang membuka jalan bagi penetrasi layanan keuangan syariah di Timur Tengah.
“Baik itu Business to Business (B2B) maupun Business to Customer (B2C), BSI menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku usaha nasional dengan rantai pasok global,” tegasnya.
Kinerja cabang Dubai tersebut turut ditopang oleh performa perseroan yang terus tumbuh secara solid dan berkelanjutan hingga April 2026.
BSI membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 382 triliun atau tumbuh 17,90 persen yoy. Dari sisi pembiayaan, BSI mencatat pertumbuhan double digit sebesar 15,59 persen yoy menjadi Rp 332 triliun.
Baca juga : Jepang Sungguh Memesona
“Kinerja yang solid mampu mendorong pertumbuhan aset BSI secara keseluruhan mencapai Rp 452 triliun atau tumbuh 12,17 persen yoy,” tuturnya.
Menurut Firman, selain ditopang dana murah dan kualitas pembiayaan yang sehat, kinerja perseroan juga didorong oleh pertumbuhan bisnis di dalam negeri maupun mancanegara, termasuk dari cabang Dubai.
Untuk itu BSI, semakin agresif memantapkan posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia untuk memperluas penetrasi ke pasar internasional.
“Sejak 2022, BSI telah memiliki kantor cabang di Dubai. Langkah ini menjadi awal bagi perseroan untuk menembus pasar global, terutama di kawasan Timur Tengah,” pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.