BREAKING NEWS
 

Soal 2 Pabrik Komponen Otomotif Akan Hengkang, APINDO: Belum Ada Laporan

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 23 Juni 2026 19:54 WIB
Bob Azam. (Foto: DIT/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan kabar dua pabrik komponen otomotif asal Jepang di Jawa Timur akan memindahkan operasinya ke Vietnam.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Bob Azam mengatakan, hingga kini belum ada laporan maupun keputusan final terkait rencana hengkangnya dua perusahaan tersebut dari Indonesia.

"Kita belum dapat laporannya, jadi kita harus lihat dulu. Harus diteliti dulu, jangan digoreng langsung. Karena itu bisa menyebabkan keresahan dan sebagainya," kata Bob kepada wartawan di Kantor APINDO, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Ajak Komunitas Otomotif Gunakan BBM & Pelumas Berkualitas

Menurut dia, informasi yang beredar perlu dikaji lebih lanjut untuk memastikan apakah perusahaan benar-benar akan memindahkan operasinya atau hanya melakukan konsolidasi regional maupun reposisi produk.

"Karena ini kan multinational company yang beroperasi di beberapa negara," ujarnya.

Adsense

Bob mengaku mengetahui perusahaan yang dimaksud, namun enggan menyebutkan identitasnya. Ia hanya menjelaskan bahwa kedua perusahaan tersebut merupakan produsen komponen kendaraan listrik.

Baca juga : Harga Sembako Mulai Naik, Komisi IV Soroti Banpang yang Belum Optimal

"Yang saya dengar dia menghasilkan komponen kelistrikan. Komponen kelistrikan ini salah satunya mereka ekspor ke Amerika Serikat," katanya.

Ia menilai produsen komponen otomotif yang berorientasi ekspor saat ini menghadapi tantangan, terutama perusahaan yang memasok produk ke Amerika Serikat setelah diberlakukannya tarif baru terhadap sejumlah produk impor.

Meski demikian, Bob menegaskan informasi yang diterimanya sejauh ini tidak menunjukkan adanya rencana kedua perusahaan tersebut untuk meninggalkan Indonesia.

Baca juga : Usut Korupsi Kuota Haji, KPK Klaim Ada Kemajuan

"Makanya kita harus klarifikasi lagi, apakah benar-benar hengkang. Yang saya dengar tidak begitu. Jadi kita harus teliti lagi, lebih dalam lagi," ujarnya.

APINDO pun mengimbau seluruh pihak menunggu informasi yang telah terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pekerja maupun pelaku industri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense