BREAKING NEWS
 

Bank Jakarta Prioritaskan Keamanan Siber dalam Strategi Transformasi Digital

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 1 Juli 2026 13:33 WIB
Foto: Bank Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Optimalisasi keamanan siber (cyber security) akan menjadi salah satu fokus utama dalam strategi pengembangan digital Bank Jakarta.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan sistem operasional, identifikasi digital, hingga infrastruktur teknologi tetap aman dan mampu menghadapi meningkatnya ancaman serangan siber.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengatakan, pengembangan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat berbagai aspek pendukung, termasuk sistem transportasi data, identifikasi digital, serta perlindungan terhadap risiko keamanan siber.

“Ke depan, penguatan terhadap keamanan siber dan berbagai aspek keamanan digital akan menjadi bagian dari langkah yang akan kami jalankan berikutnya,” ujar Agus usai diskusi Shaping the Next Era of Indonesia's Capital Market dalam Investor Day 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Agus, transformasi yang dilakukan perseroan tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis.

Bank Jakarta juga tengah membangun fungsi dan bidang baru yang secara khusus menangani aspek keamanan digital sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin terdigitalisasi.

Baca juga : Bank Jakarta dan BEI Dorong Transformasi & Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan respons terhadap berbagai risiko yang muncul seiring perkembangan teknologi informasi.

Dengan adanya unit yang lebih spesifik, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan mitigasi risiko sekaligus memperkuat tata kelola keamanan sistem.

“Jadi tidak sekadar pengembangan bisnis, tetapi juga memastikan kami memiliki bidang yang mampu mengantisipasi berbagai persoalan, terutama yang berkaitan dengan keamanan siber,” kata Agus.

Menurutnya, optimalisasi keamanan siber menjadi agenda penting bagi industri perbankan seiring meningkatnya digitalisasi layanan keuangan.

Adsense

Selain menjaga kelancaran operasional, investasi pada sistem keamanan juga diperlukan untuk melindungi data nasabah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital.

Fundamental Perbankan Tetap Kuat

Sebelumnya, Agus menilai, industri keuangan nasional masih memiliki fundamental yang kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Baca juga : Menteri Maman Siapkan 3 Jurus Percepat Transformasi Usaha Mikro

Namun, perubahan lanskap bisnis dan perilaku pasar membuat pelaku industri harus terus bertransformasi agar tetap relevan dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan kondisi perbankan nasional saat ini masih tergolong sehat. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, permodalan yang kuat, likuiditas yang terjaga, serta rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang relatif rendah.

“Persoalannya sebenarnya bukan di fundamentalnya, tetapi medan permainannya berubah,” ujar Agus.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanjutnya, industri perbankan menghadapi berbagai dinamika yang sulit diprediksi, mulai dari pandemi Covid-19, konflik geopolitik global, hingga perubahan kebijakan perdagangan internasional.

Kondisi tersebut membuat perbankan tidak lagi dapat menjalankan strategi bisnis secara "business as usual".

Agus juga menyoroti meningkatnya tekanan terhadap biaya dana (cost of fund) industri perbankan.

Baca juga : Agar Tiba di Kelas dengan Senyuman: Alasan Guru Butuh Transportasi Layak

Menurutnya, bunga deposito dalam lelang dana antarbank sempat menyentuh level 11,5 persen, yang menjadi sinyal meningkatnya biaya penghimpunan dana di sektor perbankan.

Untuk menghadapi perubahan tersebut, Bank Jakarta menjalankan transformasi di berbagai aspek bisnis, mulai dari penguatan model bisnis, digitalisasi layanan, manajemen risiko, hingga pengembangan budaya kerja perusahaan.

Transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense