RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengelola sebanyak 34.651 ton barang retail atau meningkat 17 persen secara year on year (yoy) di sepanjang semester I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 29.573 ton.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan layanan logistik, khususnya melalui layanan KALOG Express berbasis kereta api oleh masyarakat, sebagai solusi pengiriman yang andal, efisien, dan terintegrasi.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti mengatakan, peningkatan volume pengiriman tersebut turut tercermin dari jumlah kiriman yang dikelola KALOG Express sepanjang Januari hingga Juni 2026 yang mencapai sekitar 1,67 juta barang kiriman.
Beragam komoditas berhasil didistribusikan, mulai dari paket, sepeda motor, sepeda, barang elektronik, hingga hewan peliharaan.
“Capaian ini mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan KALOG Express oleh masyarakat maupun pelaku usaha untuk memenuhi berbagai kebutuhan distribusi,” ujar Aniek dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).
Baca juga : Dukung Ketahanan Energi, PELNI Angkut 335 Ribu Ton Batubara pada Semester I 2026
Momentum meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode libur pendidikan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan layanan.
“Pada Juni 2026, KALOG Express membukukan volume pengiriman bulanan tertinggi dengan mencapai 6.170 ton,” katanya.
Salah satu kontributor utama berasal dari layanan pengiriman sepeda motor yang meningkat menjadi sekitar 13 ribu unit, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengiriman pada bulan-bulan sebelumnya yang berada di kisaran 11 ribu unit.
“Secara kumulatif hingga semester pertama 2026, KAI Logistik telah mendistribusikan sekitar 70 ribu unit sepeda motor ke berbagai wilayah di Indonesia,” ucapnya.
Layanan tersebut, menurut Aniek, terus menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas, baik dalam rangka perjalanan liburan, aktivitas pariwisata, maupun kebutuhan mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di luar kota.
Baca juga : Naik 39 Persen, KAI Logistik Angkut 9.352 Teus Komoditas Pendingin Per Mei 2026
Tren tersebut memperlihatkan bahwa layanan pengiriman kendaraan masih menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan layanan retail perusahaan.
“Sejalan dengan meningkatnya volume pengiriman barang retail tersebut, KAI Logistik terus memperkuat kesiapan operasional melalui peningkatan kapasitas angkut dan perluasan jaringan layanan,” ujarnya.
Sejak Mei 2026, kapasitas layanan KA ONS Utara relasi pulang pergi Jakarta Gudang-Surabaya (PP) meningkat dari 80 ribu kilogram (kg) menjadi 55 ribu kg per hari untuk keberangkatan dari Jakarta dan menjadi 50.000 kilogram per hari dari Surabaya.
Sementara itu, kapasitas layanan KA ONS Tengah relasi Jakarta Gudang-Malang (PP) meningkat dari 70 ribu kg menjadi 92 ribu kg per hari.
“Kami juga menambah 16 titik service point KALOG Express baru di sejumlah wilayah Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Magetan, Sleman, Bojonegoro, dan Surabaya, guna memperluas akses layanan bagi masyarakat,” sebutnya.
Baca juga : DPR: Industri Otomotif RI Tumbuh 14 Persen Pada Kuartal I-2026
Selain memperkuat infrastruktur layanan, KAI Logistik juga terus mengembangkan transformasi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX untuk menghadirkan pengalaman pengiriman yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun layanan logistik yang modern, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pelanggan.
Aniek menekankan, pertumbuhan kinerja semester I-2026 merupakan hasil dari upaya perusahaan yang secara konsisten memperkuat kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Pertumbuhan layanan KALOG Express sejalan dengan meningkatnya kebutuhan jasa pengiriman di Indonesia. Dia juga menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat layanan melalui digitalisasi, perluasan jaringan, dan peningkatan kapasitas operasional agar dapat memberikan layanan logistik yang semakin andal, efisien, dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan sekaligus berkontribusi lebih besar bagi sektor logistik nasional," pungkas Aniek.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.