Dark/Light Mode

Dukung Ketahanan Energi, PELNI Angkut 335 Ribu Ton Batubara pada Semester I 2026

Kamis, 2 Juli 2026 16:08 WIB
Ilustrasi PELNI mengangkut Batubara. (Foto : PELNI)
Ilustrasi PELNI mengangkut Batubara. (Foto : PELNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, perusahaan pelat merah itu berhasil mengangkut 335.415 metrik ton (MT) batubara ke sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jawa, Sumatera, dan Papua.

Distribusi batubara tersebut menjadi bagian dari layanan usaha barang komersial PELNI untuk memastikan pasokan energi primer bagi sektor kelistrikan tetap terjaga. Ketepatan waktu pengiriman dinilai menjadi faktor penting agar operasional pembangkit listrik berjalan lancar dan kebutuhan listrik masyarakat maupun industri tetap terpenuhi.

Direktur Utama PELNI, Budi Setyawan Wijaya, mengatakan penguatan layanan logistik maritim merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan dalam mendukung distribusi berbagai komoditas strategis nasional.

Baca juga : Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi

"Selain melayani transportasi penumpang, PELNI terus mengembangkan layanan logistik sebagai salah satu pilar bisnis perusahaan. Melalui layanan usaha barang komersial, kami berkomitmen menghadirkan distribusi logistik yang aman, tepat waktu, dan andal guna mendukung kebutuhan berbagai sektor strategis nasional, termasuk pasokan energi bagi pembangkit listrik," ujar Budi.

Pada Semester I 2026, PELNI juga mempertahankan tingkat ketepatan waktu pengiriman (on-time delivery) dengan mengedepankan budaya safety first dan zero accident dalam setiap kegiatan operasional.

Kinerja tersebut berdampak pada lonjakan volume pengangkutan batubara yang mencapai 505,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga : Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi, Tingkatkan Nilai Tambah Sawit

Menurut Budi, peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik maritim PELNI sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis dalam distribusi komoditas nasional.

"Pertumbuhan volume pengangkutan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan logistik maritim. Ke depan, PELNI akan terus memperkuat kapabilitas operasional, menjaga keandalan layanan, serta memperluas kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional," tambahnya.

PELNI optimistis penguatan layanan usaha barang komersial akan semakin memperkokoh perannya dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional, mendukung ketahanan energi, sekaligus memperkuat transportasi laut sebagai tulang punggung distribusi logistik Indonesia.

Baca juga : Ada Diskon Tiket Kereta, Kapal-Pesawat, Ini Jadwal Stimulus Semester II 2026

Saat ini, PELNI mengoperasikan 84 kapal yang terdiri atas 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, sembilan kapal tol laut, dan satu kapal ternak. Operasional perusahaan didukung 43 kantor cabang yang melayani 357 pelabuhan singgah melalui 1.111 ruas pelayaran, serta 306 terminal point di berbagai wilayah Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.