BREAKING NEWS
 

Elnusa Petrofin Perkuat HSSE Untuk Ketahanan Energi Nasional

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 17 Juli 2026 13:55 WIB
Foto: Elnusa Petrofin

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, memperkuat keunggulan operasional dan penerapan budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) untuk mendukung distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Direktur Operasi dan Marketing PT Elnusa Petrofin Ferdiansyah mengatakan, memasuki usia ke-30 tahun, perusahaan terus melakukan transformasi operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Bagi Elnusa Petrofin, operational excellence dan HSSE excellence merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kami membangun sistem, proses, dan budaya kerja yang memastikan setiap distribusi energi dapat berjalan secara aman, tepat waktu, dan andal untuk mendukung kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Ferdiansyah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Selama tiga dekade beroperasi, Elnusa Petrofin berkembang menjadi penyedia solusi logistik energi terintegrasi yang melayani distribusi bahan bakar minyak (BBM), LPG, aviasi, petrokimia, pelumas, pengelolaan terminal energi, hingga layanan chemical logistics.

Saat ini, perusahaan mengelola lebih dari 98 lokasi operasional di seluruh Indonesia dan mendukung distribusi energi melalui jaringan 51 Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga.

Baca juga : PTPN I Kembangkan Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Untuk meningkatkan keandalan operasional, perusahaan memperkuat transformasi digital melalui Road Traffic Control (RTC) yang beroperasi selama 24 jam sebagai pusat pemantauan armada distribusi energi secara real time.

Sistem tersebut terintegrasi dengan lebih dari 2.900 perangkat GPS dan lebih dari 2.200 unit CCTV armada sehingga memungkinkan pemantauan pergerakan kendaraan, perilaku pengemudi, kondisi perjalanan, hingga performa operasional secara terpusat.

Selain itu, Elnusa Petrofin menerapkan Journey Risk Management pada seluruh armada distribusi energi untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap perencanaan rute hingga kendaraan tiba di lokasi tujuan.

Adsense

Perusahaan juga menjalankan program Fit to Work guna memastikan Awak Mobil Tangki (AMT) berada dalam kondisi siap bertugas. Program tersebut didukung pemanfaatan CCTV armada dan pusat monitoring untuk mengawasi kondisi pengemudi secara real time sebagai upaya mencegah kelelahan dan human error.

Dalam mendukung keselamatan perjalanan, perusahaan menyediakan Rest Area dan Check Point di sejumlah jalur distribusi strategis sebagai fasilitas istirahat bagi pengemudi yang menjalankan distribusi jarak jauh.

Baca juga : Bahlil: 60 Persen Gas Masela Untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Di sisi keandalan armada, Elnusa Petrofin menerapkan Maintenance Management System (MMS) dan MMS Lite yang didukung kerja sama dengan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) kendaraan. Seluruh proses inspeksi dan pemeliharaan armada terdokumentasi melalui aplikasi digital Operational Maintenance Information (OMI) sehingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Perusahaan juga memperkuat aspek keamanan distribusi energi melalui sistem surveillance pada sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) strategis, antara lain di Jambi, Medan, dan Pontianak, untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai standar keselamatan.

Tidak hanya pada sektor transportasi energi, Elnusa Petrofin juga menerapkan Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS) pada pengelolaan sejumlah fasilitas energi seperti SPBE Bima, SPPBE Gunung Sitoli Nias, TBBM Bajo, TBBM Tembilahan, serta LPG Terminal Amurang.

Implementasi sistem tersebut diperkuat melalui studi risiko Hazard Identification (HAZID) dan Hazard and Operability Study (HAZOP) secara berkala guna menjaga integritas fasilitas dan keselamatan proses operasi.

Berbagai penguatan sistem tersebut turut mendukung pelaksanaan agenda strategis nasional, termasuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) serta Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan mengerahkan lebih dari 7.000 Awak Mobil Tangki untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG di seluruh Indonesia.

Baca juga : Beniyanto Tamoreka: Groundbreaking Blok Masela Perkuat Ketahanan Energi

Di bidang keberlanjutan, Elnusa Petrofin juga mengintegrasikan berbagai program efisiensi energi, pengurangan emisi, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emissions Indonesia 2060.

Ferdiansyah mengatakan peringatan 30 tahun perusahaan yang mengusung tema “Connecting Your Energy” menjadi momentum untuk memperkuat transformasi digital, meningkatkan kapabilitas operasional, dan memperkokoh budaya HSSE.

“Perjalanan 30 tahun ini merupakan momentum untuk terus bertransformasi. Kami akan terus menghadirkan inovasi, memperkuat keandalan operasional, dan meningkatkan standar keselamatan agar Elnusa Petrofin dapat terus menjadi mitra tepercaya dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Ferdiansyah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense