RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengecek ketersediaan bawang bombai ke gudang salah satu importir demi memastikan stok cukup. Dalam menghadapi pandemi Covid- 19, seluruh distribusi pangan juga dipastikan lancar untuk mengisi kebutuhan pasar.
"Kita pastikan hari ini bahwa 11 komoditi pangan dasar siap dan terkendali sehingga kebutuhan terpenuhi. Tiga kebutuhan yang memiliki masalah dari ke 11 itu yaitu gula, bawang putih, serta bawang bombai sudah aman saat ini," kata Syahrul, di PT Tunas Maju Mandiri, Jakarta, Jumat (3/4).
Baca juga : Gara-gara Lockdown, Petani India Buang Anggur dan Jadikan Stroberi Pakan Sapi
Mentan menambahkan, selain mengamankan stok, bersama dengan pemerintah daerah, para distributor serta satgas pangan polri akan terus pantau jalur distribusi pangan sehingga ketersedian pangan lancar dan tidak ada yang kekurangan. "Saya sudah minta kepada Gubernur, Bupati serta Polri dalam masa karantina wilayah tetap mengedepankan jalur transportasi distribusi bahan pokok kebutuhan masyarakat,"tambahnya.
Syahrul mengungkapkan, sebelumnya harga bahan pokok sempat mengalami kenaikan dikarenakan adanya panic buying dari masyarakat, panic trader dari pedagang dikarenakan terjadi lockdown di sejumlah negara, dan daerah yang membuat terjadi perlambatan dalam penyetokan barang. "Saya berharap bawang bombai ini segera akan kita distribusikan langsung ke retail-retail yang ada. Dan ini tentu kerja yang ada terkait dengan pemerintah yang ada di provinsi untuk mengatur sampai tingkat kabupaten," ungkap Syahrul.
Baca juga : Permintaan Meningkat, Pertamina Pastikan Pasokan LPG Aman
Menurut Mentan, dalam menghadapi situasi saat ini masyarakat harus tetap tenang dan jangan ada yang membuat isu yang mengkhawatirkan masyarakat. Sehingga pemerintah bisa berkerja dengan fokus dalam menyediakan kebutuhan bangsa.
Di kesempatan yang sama, Direktur PT Tunas Maju Mandiri, mengatakan, 10 kontainer yang berisi 26 ton per kontainer tiba dari Selandia Baru dan akan segera didistribusikan ke 3 pulau yakni Jawa, Sumatera, Sulawesi hingga Papua. "Per tanggal 1 April berjumlah 10 kontainer yang akan dilepas oleh Pak Menteri untuk segera di distribusikan. Tiga di antaranya sudah didistribusikan ke luar jawa salah satunya Timika,"katanya.
Baca juga : Corona Mewabah, Istana Sesalkan Bupati Poso Adakan Pertemuan Massa
Adi juga mengatakan, jika setiap minggunya bawang bombai akan terus masuk mulai pekan ini ke Indonesia untuk kebutuhan masyarakat sesuai kebutuhan yang sudah direkomendasikan pemerintah. "Sebagian sudah bawang bombai sudah ada pada retail. Dan kami akan terus mendukung pendistribusian sehingga stok pasar untuk bawang bombai tidak ada yang langka," tukasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.