RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai otoritas fiskal, memiliki sinergi yang sangat baik alias solid dengan Bank Indonesia selaku otoritas moneter.
"Kami dengan Bank Sentral berkoordinasi amat erat untuk masalah likuiditas. Kami komunikasi terus dengan Bank Sentral. Jadi, sinerginya amat bagus," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca juga : Purbaya Siapkan PFII Jadi Mesin Baru Pembiayaan Global RI
Sebagai salah satu bukti sinergi yang baik, Purbaya menyebut kedua lembaga saling bertukar pejabat. Thomas Djiwandono yang semula menjabat Wamenkeu, kini menjadi Deputi Gubernur BI. Sedangkan Juda Agung yang semula menjabat Deputi Gubernur BI kini menjadi Wamenkeu.
"Bahkan, saya impor Deputi Gubernur Bank Sentral jadi Wamen saya. Saya ekspor Wamen saya untuk jadi Deputi Gubernur di sana. Itu jadi untuk mengikatkan mempererat koordinasi kami dengan Bank Sentral," beber Purbaya.
Baca juga : Resmikan Nongsa Changi Cable, Menko Airlangga: Batam Gerbang Digital Indonesia
"Setiap RDG (Rapat Dewan Gubernur, Red), sekarang Pak Juda berangkat ke sana. Jadi, nggak ada miss yang terlalu besar," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.