BREAKING NEWS
 

APPI Resmi Berdiri, Bengkel Las Indonesia Siap Naik Kelas

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 8 Agustus 2026 15:14 WIB
Foto: APPI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri pengelasan nasional memasuki babak baru dengan deklarasi Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI). Organisasi ini diharapkan menjadi wadah bersama bagi para pelaku usaha pengelasan, khususnya bengkel las dan UMKM, untuk meningkatkan kapasitas usaha hingga mampu bersaing di pasar global.

APPI dideklarasikan pada Sabtu (8/8/2026) dan dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman.

Acara tersebut juga diikuti para pelaku industri konstruksi baja, akademisi, asosiasi profesi, serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam Musyawarah Nasional (Munas) perdana APPI, Founder APPI Budi Harta Winata dipercaya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APPI periode 2026-2031.

Baca juga : Kemenhut Perkuat Diplomasi, Bidik Indonesia Jadi Pemimpin Kehutanan

Budi ditugaskan membawa organisasi tersebut menjadi salah satu motor penggerak kemajuan industri pengelasan nasional. APPI mengusung tema “Bersatu Membangun Industri Pengelasan Nasional yang Berdaya Saing Global".

“APPI lahir dari semangat persatuan dan kolaborasi. Sudah saatnya bengkel-bengkel las di Indonesia naik kelas. Tidak hanya menjadi pelaku usaha yang bertahan, tetapi menjadi industri yang profesional, produktif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Budi dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum APPI.

Budi menegaskan, APPI akan menjadi wadah bersama bagi para pengusaha pengelasan untuk tumbuh dan berkembang.

Adsense

Organisasi ini juga akan mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga penguasaan teknologi pengelasan.

Baca juga : BNI Perkuat Mitra Strategis Dorong Mahasiswa Indonesia Tempuh Studi di Hong Kong

Selain peningkatan kompetensi, APPI akan memperkuat penggunaan produk dan jasa dalam negeri, membuka akses pasar dan pembiayaan, serta membangun kemitraan dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan vokasi, dan dunia industri.

Transformasi digital dan penerapan standar mutu juga menjadi perhatian APPI. Langkah tersebut dinilai penting agar produk dan jasa pengelasan nasional tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing di pasar global.

Deklarasi APPI mendapat dukungan langsung dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, yang menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap industri nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM menyampaikan bahwa pengusaha lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan daya saing, dan kolaborasi yang erat antara pemerintah dengan dunia usaha.

Baca juga : KJRI Perth Apresiasi 56 Siswa Berprestasi Bahasa Indonesia Di Australia Barat

APPI merupakan organisasi nasional yang didirikan dan diinisiasi Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) bersama Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI).

Kehadirannya diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM di sektor pengelasan. Dengan semangat “Bersatu, Berkarya, Naik Kelas, Membangun Indonesia”, APPI optimistis semakin banyak bengkel las di Indonesia yang mampu naik kelas menjadi industri yang profesional dan berdaya saing.

Pada akhirnya, industri pengelasan nasional diharapkan mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja, menghasilkan produk berkualitas, sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense