Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Janji Radovan Pankov Bikin Lini Belakang Persija Makin Kokoh
- Latih Italia Lagi, Mancini Fokus Bawa Azzurri ke Piala Dunia 2030
- OTT, KPK Bawa 12 Orang ke Gedung Merah Putih, Termasuk Bupati Pemalang
- PSIM Yogyakarta Rekrut Striker Asal Spanyol
- KPPU dan K&K Advocates Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha, Wujudkan Persaingan Sehat
Hasil Penilaian UNIDO
Hilirisasi Indonesia Jadi Praktik Terbaik Di Dunia
Rabu, 29 Juli 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Strategi hilirisasi yang dijalankan Pemerintah Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional. Dalam Industrial Development Report (IDR) 2026, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menempatkan Indonesia sebagai salah satu contoh praktik terbaik (best practice) dalam pengembangan industri berbasis hilirisasi.
Pengakuan tersebut disampaikan pada peluncuran regional IDR 2026 melalui kegiatan A Regional Launch Event of UNIDO’s Industrial Development Report (IDR) 2026 and Indonesia Development Talks 24th Edition di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Penilaian itu dinilai menjadi sinyal positif atas transformasi industri nasional yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah Sumber Daya Alam (SDA) dan penguatan daya saing manufaktur.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pengakuan tersebut membuktikan transformasi industri Indonesia mulai mendapat perhatian dunia.
“Ini menjadi bukti bahwa transformasi industri Indonesia mulai mendapat perhatian masyarakat internasional. Ke depan, kita akan terus memperkuat daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kontribusi Indonesia dalam rantai nilai global,” kata Agus dalam keterangan resmi Kementerian Perindustrian, Senin (27/7/2026).
Baca juga : Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Pram Ingatkan Warga Waspada Kebakaran
Indonesia dipilih sebagai salah satu praktik terbaik karena dinilai berhasil mendorong transformasi industri melalui kebijakan hilirisasi yang meningkatkan nilai tambah komoditas nasional.
Dalam laporannya, UNIDO secara khusus menyoroti pengembangan industri pengolahan mineral kritis dan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai contoh keberhasilan Indonesia membangun industri berbasis nilai tambah.
Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat daya saing manufaktur, sekaligus membuka peluang tumbuhnya industri baru dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
IDR 2026 juga memotret dinamika industri global yang dipengaruhi transformasi teknologi, transisi energi, perubahan arus investasi, hingga perkembangan geopolitik.
Laporan itu mencatat, semakin kuatnya posisi China sebagai pusat produksi industri dunia. Sementara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, semakin menarik investasi manufaktur. Terutama di sektor kendaraan listrik dan industri baterai.
Baca juga : Adu Mulut Jurnalis Transfer
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Tri Supondy mengatakan, laporan tersebut menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan industri yang adaptif terhadap perubahan global.
“Industrial Development Report merupakan publikasi unggulan UNIDO yang secara konsisten menyajikan analisis mengenai tren industrialisasi global,” ujar Tri.
Menurutnya, pengakuan dari UNIDO menjadi pengingat bahwa keberhasilan industrialisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menarik investasi. Tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, inovasi, kemampuan manufaktur, serta pengembangan industri pendukung.
Selain itu, pengembangan industri hijau dan penerapan teknologi ramah lingkungan dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing industri nasional di tengah tuntutan pembangunan berkelanjutan.
Tri berharap, pengakuan tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi industri, sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap kebijakan hilirisasi Pemerintah.
Baca juga : Srikandi Merah Putih Masuk Grup Neraka
“Dampaknya diyakini dapat memperluas peluang kerja sama industri dengan berbagai negara, mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global,” ujarnya. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 29 Juli 2026 dengan judul "Hasil Penilaian UNIDO Hilirisasi Indonesia Jadi Praktik Terbaik Di Dunia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya