BREAKING NEWS
 

Inflasi Terkendali & Manufaktur Masuk Zona Ekspansi

Menko Airlangga Optimistis Prospek Ekonomi RI Cerah

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 9 Agustus 2026 06:45 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sumber Humas Ekon

 Sebelumnya 
Pertumbuhan ekonomi juga diikuti perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 turun menjadi 22,93 juta orang atau 8,07 persen dari total penduduk. Angka tersebut menjadi tingkat kemiskinan terendah dalam sejarah pencatatan.

Di bidang ketenagakerjaan, jumlah penduduk bekerja mencapai 148,19 juta orang. Penyerapan tenaga kerja bertambah 522.000 orang sepanjang Februari-Mei 2026, sementara jumlah pengangguran turun menjadi 7,22 juta orang.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 4,65 persen. Pada saat yang sama, porsi tenaga kerja formal terus meningkat.

Baca juga : Gubernur Kalteng Kerahkan Ansor-Banser Cegah Karhutla

“Pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan. Pada semester I ini keduanya terjadi bersamaan dan lapangan kerja yang tercipta semakin berkualitas karena porsi pekerja formal meningkat,” tegas Airlangga.

Memasuki semester II-2026, sejumlah indikator dini masih menunjukkan prospek positif. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bertahan pada level optimistis 117,8, di tengah inflasi yang terkendali dan PMI manufaktur yang kembali ekspansif.

Dari sisi investasi, realisasi pada semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut setara 49,5 persen dari target tahunan Rp 2.041,3 triliun.

Baca juga : Kru Kembali Selamat Ke Tanah Air, Kapal Pertamina Pride Lintasi Selat Hormuz

Investasi sektor hilirisasi mencapai Rp 300,1 triliun atau hampir 30 persen dari total investasi nasional.

“Realisasi investasi itu juga menyerap 1,45 juta tenaga kerja langsung, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan semester I-2025,” kata Airlangga.

Kepercayaan investor global terhadap Indonesia juga dinilai tetap kuat. S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB, dengan prospek stabil atau tetap berada dalam kategori investment grade.

Baca juga : Jakarta Targetkan Sampah Ke Bantargebang Menyusut

Selain itu, penerbitan Panda Bond Indonesia memperoleh peringkat AAA, level tertinggi dari lembaga pemeringkat di China.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan pada semester II-2026, Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun. Stimulus tersebut mencakup bantuan pangan bagi 33,24 juta penerima manfaat, insentif transportasi, dukungan sektor pariwisata, serta program magang dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja muda. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Minggu, 9 Agustus 2026 dengan judul "Inflasi Terkendali & Manufaktur Masuk Zona Ekspansi Menko Airlangga Optimistis Prospek Ekonomi RI Cerah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense