Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
Antisipasi Puncak Musim Kemarau
Gubernur Kalteng Kerahkan Ansor-Banser Cegah Karhutla
Minggu, 9 Agustus 2026 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengerahkan kekuatan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), untuk memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di puncak musim kemarau. Mereka melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan kedua organisasi kemasyarakatan pemuda, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) itu.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan, ancaman Karhutla tak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, masalah tersebut berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, lingkungan, perekonomian, hingga masa depan generasi mendatang.
“Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya persoalan api. Ini juga menyangkut kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, keberlangsungan ekonomi, dan masa depan generasi kita,” tegas Agustiar dalam keterangannya, di Palangka Raya, Kalteng, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Baca juga : Kru Kembali Selamat Ke Tanah Air, Kapal Pertamina Pride Lintasi Selat Hormuz
Sebelumnya, Pemprov Kalteng menggelar Apel Siaga Karhutla di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis (6/8/2026). Kegiatan itu dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Kehutanan Pempro Kalteng dan GP Ansor, soal penguatan kerja sama penanganan Karhutla.
Apel Siaga Karhutla juga dihadiri Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo; Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan; serta Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Kalteng, Linae Victoria Aden. Selain itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalteng, Wahyudie F Dirun, serta jajaran pengurus dan kader GP Ansor se-Provinsi Kalteng.
Melanjutkan keterangannya, Agustiar mengungkap prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang puncak musim kemarau di Provinsi Kalteng. Menurut dia, Kalteng akan akan menghadapi puncak musim kemarau sekaligus risiko tinggi terjadinya Karhutla pada pertengahan Agustus hingga akhir September 2026.
Baca juga : Jakarta Targetkan Sampah Ke Bantargebang Menyusut
“Kami meminta seluruh kader GP Ansor dan Banser menjadi garda terdepan dalam mendeteksi, serta mencegah terjadinya Karhutla. Jangan menunggu api membesar. Laporkan sedini mungkin bila menemukan titik api, dan edukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra itu menilai, keberadaan GP Ansor dan Banser yang tersebar hingga tingkat akar rumput, menjadi kekuatan strategis dalam mendukung sinergi Pemerintah bersama TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan, dalam mengendalikan Karhutla.
“Sinergi, gotong royong, dan kolaborasi adalah kunci utama. Mari kita buktikan, menjaga alam adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus ibadah kepada Allah SWT,” ajaknya.
Baca juga : Argentina-Afrika Dukung Infantino
Terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin mendorong penguatan satuan Banser Pengendalian Pemadam Kebakaran (Balakar), untuk memperkuat kesiapsiagaan dala menghadapi ancaman Karhutla. “Nanti ada pelatihan intensif dan Diklatsus pemadaman kebakaran, yang siap bergerak dalam 48 jam,” ujarnya.
Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Kalteng, Arjoni menambahkan, organisasinya siap mendukung seluruh agenda Pemerintah yang berpihak kepada masyarakar, termasuk penanganan Karhutla. Saat ini, ungkap dia, GP Ansor Kalteng memiliki sekitar 6.000 kader terdaftar yang menjangkau seluruh wilayah hingga ke desa-desa.
“GP Ansor berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami juga akan melatih seluruh kader untuk membantu menangani Karhutla di Provinsi Kalteng,” tegasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya