BREAKING NEWS
 

Pindo Deli Karawang Gandeng Warga Ubah Sampah Jadi Cuan

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 21 Agustus 2026 10:27 WIB
Foto: Pindo Deli

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang, unit usaha APP Group, bersama KSM Sahabat Lingkungan membangun kemitraan strategis pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Program tersebut diluncurkan di TPS3R Baraya Runtah, Perumnas Telukjambe, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, dengan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang.

Peluncuran program ditandai dengan pengiriman perdana dua kendaraan pikap berisi material hasil pemilahan dari TPS3R menuju industri. Dalam kemitraan tersebut, Pindo Deli Karawang berperan sebagai off-taker yang menyerap karton dan kertas putih hasil pemilahan sesuai spesifikasi dan kebutuhan teknis perusahaan.

Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH/BPLH Agus Rusly mengatakan, kolaborasi antara masyarakat, pengelola sampah, pemerintah, dan sektor swasta penting untuk menjawab persoalan pengelolaan sampah di Indonesia.

“Yang sedang kita hadapi bersama di Indonesia saat ini adalah darurat sampah. Tidak satu pun daerah sekarang yang tidak bermasalah dengan urusan sampahnya,” ujar Agus dalam peluncuran program di Karawang, Kamis (20/8/2026).

Baca juga : PLN EPI Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Program Maggot BSF

Menurut dia, kerja sama antara kelompok masyarakat, TPS3R, dan pihak swasta seperti Pindo Deli dapat menjadi salah satu model pengelolaan sampah karena industri dapat menyerap material hasil pemilahan sebagai alternatif bahan baku.

Agus menambahkan, keberadaan off-taker juga memberikan kepastian penyerapan terhadap material yang dikumpulkan masyarakat melalui TPS3R maupun bank sampah.

Ketua KSM Sahabat Lingkungan Hendro mengatakan TPS3R Baraya Runtah telah memilah hampir 35 jenis sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, mulai dari kertas dan karton hingga berbagai jenis plastik seperti PET, PP, dan HD lembaran.

Adsense

Ia menjelaskan, setiap material memiliki karakteristik dan spesifikasi yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri. Saat ini, material yang diserap Pindo Deli Karawang dalam kemitraan tersebut berupa karton dan kertas putih hasil pemilahan.

“Kerja sama dengan Pindo Deli untuk penyerapan karton dan kertas putih ini menjadi salah satu stimulan bagi teman-teman pengelola sampah lain untuk lebih semangat dalam proses pengelolaan sampah,” kata Hendro.

Baca juga : Jakarta Targetkan 2029 Sampah Terkelola 100 Persen

Menurut dia, keberadaan industri sebagai off-taker dapat memperkuat rantai pengelolaan sampah, dengan rumah tangga sebagai bagian hulu, TPS3R dan bank sampah di bagian tengah, serta industri sebagai bagian hilir.

Selain menjadi off-taker, Pindo Deli Karawang melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) turut mendukung penguatan ekonomi sirkular berbasis komunitas melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan.

Deputy Director PT Pindo Deli Karawang Adil Teguh mengatakan, pihaknya terbuka untuk terus mengembangkan sinergi dengan pengelola sampah dan masyarakat guna membantu mengatasi persoalan sampah di Karawang.

“Kami terbuka untuk terus mengembangkan sinergi dengan pengelola sampah bersama masyarakat. Harapannya, kerja sama ini semakin berkembang dan semakin besar, terutama untuk membantu menjawab persoalan sampah yang ada di Karawang,” ujarnya.

Adil mengatakan, pengembangan sistem pengelolaan sampah dapat dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat desa dan kecamatan hingga diperluas dalam skala kabupaten.

Baca juga : Kolaborasi Kemenkop & KLH Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon & Ekonomi Sirkular

Menurut dia, sinergi antara pengelola TPS3R, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi sampah, tetapi juga membangun rantai pengelolaan yang lebih terintegrasi dari sumber hingga industri.

Melalui program tersebut, Pindo Deli Karawang akan terus mendorong kolaborasi multipihak untuk memperkuat pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.

Kemitraan ini diharapkan membuka lebih banyak peluang pemanfaatan sampah terpilah, memperkuat kapasitas komunitas, serta mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense