RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jambi kembali meningkat. Kondisi ini mendorong PetroChina International Jabung Ltd. memperkuat dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan Wilayah Kerja Jabung, PetroChina selama dua bulan terakhir telah terlibat dalam 10 kali penanganan karhutla di sejumlah desa di kedua kabupaten tersebut.
Dalam setiap penanganan, perusahaan mengerahkan personel sekaligus peralatan pemadam untuk mendukung upaya pemadaman bersama unsur terkait di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan titik-titik api di sekitar wilayah operasi dapat segera ditangani dan tidak meluas.
Baca juga : Pemerintah Optimalkan Modifikasi Cuaca Jinakkan Karhutla Di Kalimantan
Salah satu penanganan terbaru berlangsung di sekitar jalur pipa dan fasilitas NEB Station, Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. PetroChina mengerahkan fire truck, vacuum truck, dan portable fire pump, serta tim penanganan karhutla yang melibatkan karyawan dari berbagai departemen, antara lain Health, Safety and Environment (HSE), Security, dan Construction.
Selain mengandalkan kesiapan personel dan peralatan, PetroChina memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat respons ketika karhutla terjadi. Perusahaan terlibat bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sejumlah perusahaan lainnya sebagai bagian dari Satgas Karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Upaya PetroChina tidak berhenti pada pemadaman. Perusahaan juga menjalankan langkah preventif melalui sosialisasi dan pelatihan pencegahan kebakaran bagi pekerja, mitra kerja, maupun instansi Pemerintah terkait.
Baca juga : Atasi Karhutla Kalimantan, 12.880 Personel Dikerahkan-Bangun Sumur Bor
Melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), PetroChina turut berkolaborasi dengan Pemerintah dalam membentuk unit-unit Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Kehadiran relawan diharapkan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi potensi karhutla sejak dini.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PetroChina untuk menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan di sekitar Wilayah Kerja Jabung. Perusahaan juga memastikan kolaborasi dengan Pemerintah, aparat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat.
Dengan dukungan personel, kesiapan peralatan, penguatan koordinasi, serta pemberdayaan masyarakat, PetroChina berupaya mengambil peran aktif dalam mencegah dan menangani karhutla di wilayah operasinya. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga keberlangsungan aktivitas masyarakat dan kelestarian lingkungan di Tanjung Jabung Barat serta Tanjung Jabung Timur. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.