BREAKING NEWS
 

Kejar TKDN 80 Persen, VinFast Bangun Pabrik Di Subang

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 2 September 2026 20:04 WIB
Pabrik VinFast. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, memperkuat komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur di kawasan Asia Tenggara melalui peningkatan investasi dan penggunaan komponen dalam negeri.

“VinFast menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melampaui 40 persen pada 2026, meningkat menjadi 60 persen pada 2029, hingga mencapai 80 persen mulai 2030,” ujar VinFast dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan seiring pesatnya pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales mobil listrik nasional meningkat dari 10.327 unit pada 2022 menjadi 43.193 unit pada 2024, kemudian mencapai 103.931 unit pada 2025.

Pertumbuhan tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar kendaraan listrik yang terus berkembang di kawasan. Namun, VinFast menilai pengembangan industri kendaraan listrik tidak cukup hanya menjadikan Indonesia sebagai tujuan pemasaran, melainkan juga perlu diperkuat sebagai pusat produksi dan rantai pasok.

Baca juga : BYD Tancap Gas Kejar TKDN 60% Sesuai Aturan Pemerintah

Untuk mendukung strategi tersebut, VinFast mengucurkan investasi lebih dari 1 miliar dolar AS yang direalisasikan secara bertahap. Investasi itu antara lain digunakan untuk membangun fasilitas perakitan kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat.

Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 171 hektare tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi awal hingga 50.000 unit per tahun. Fasilitas itu akan dilengkapi lini produksi terintegrasi, mulai dari pengelasan bodi, pengecatan, perakitan, hingga pengujian kualitas.

Adsense

Pembangunan fasilitas manufaktur tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik dalam negeri. VinFast juga menyiapkan kawasan pendukung di sekitar fasilitas produksi untuk melibatkan pemasok dan kontraktor lokal.

Strategi lokalisasi tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah yang mendorong pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu hingga hilir. Pengembangan industri kendaraan listrik diharapkan tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat industri komponen nasional dan membuka lapangan kerja.

Baca juga : MIND ID Pertahankan 90 Persen Pemasok Lokal demi Kedaulatan Ekonomi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya menekankan pentingnya penguatan rantai pasok dalam negeri dalam pengembangan industri kendaraan listrik.

“Pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia harus diikuti dengan penguatan rantai pasok dalam negeri untuk mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih, sekaligus meningkatkan nilai tambah produksi nasional melalui kemitraan dengan IKM komponen lokal,” kata Agus.

VinFast berencana menerapkan strategi manufaktur lokal untuk seluruh lini produknya di Indonesia. Sejumlah model yang disiapkan untuk dirakit di dalam negeri meliputi city car VF 3, VF 5, SUV VF 6 dan VF 7, hingga MPV listrik VF MPV 7.

Penguatan kandungan lokal diharapkan turut memberikan manfaat bagi konsumen melalui efisiensi biaya produksi dan distribusi. Ketersediaan komponen dari pemasok dalam negeri juga diharapkan dapat mempercepat layanan purnajual dan mengurangi ketergantungan terhadap suku cadang impor.

Baca juga : AC Nusantara Prestige DAIKIN Kantongi Sertifikat TKDN dengan Nilai di Atas 60%

Bagi VinFast, peningkatan TKDN menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk tumbuh bersama industri otomotif nasional. Melalui pengembangan manufaktur lokal dan kemitraan dengan pemasok dalam negeri, perusahaan tersebut menargetkan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh konsumen, pelaku industri, dan perekonomian nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense