BREAKING NEWS
 

Cabut Izin 25 Merek Beras Langgar Aturan

Amran: Kami Tak Gentar, Presiden Bilang Gaspol

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 16 September 2026 06:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) yang juga selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman.

 Sebelumnya 
“Pertama, kami sudah perintahkan tarik. Kedua, cabut izinnya. Ketiga diproses. Tegas,” tegas Amran.

Langkah tegas ini, lanjut Amran, telah mendapat instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas mafia beras yang merugikan masyarakat.

“Tidak boleh gentar. Kami tidak diskusi di ruang yang tidak penting. Kami lebih mementingkan keselamatan negara, keselamatan Republik Indonesia, harus hitam putih kalau negara dan itu perintah Presiden,” ungkap Amran.

Baca juga : Pram Tak Mau Buru-buru Gelar CFD 2 Kali Sepekan

Menurutnya, Presiden secara khusus meminta penindakan dilakukan menyeluruh.

“Presiden bilang gaspol. Karena konglomerat harusnya tidak boleh masuk ke bisnis beras. Ini ruang ekonomi rakyat kecil. Beras itu barang subsidi,” cetusnya.

Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas Yusra Egayanti menambahkan, surat peringatan kepada pelaku usaha telah diterbitkan untuk menjaga kepatuhan hukum.

Baca juga : Inter Pantang Main Aman

Bapanas bersama kepolisian melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri dan Pemerintah Daerah terus memantau 458 titik yang mencakup pedagang eceran, ritel modern, agen, grosir, distributor, hingga produsen.

Pemantauan difokuskan pada beras medium dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 16 September 2026 dengan judul "Cabut Izin 25 Merek Beras Langgar Aturan Amran: Kami Tak Gentar, Presiden Bilang Gaspol"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense