Sebelumnya
Sebelumnya, pada akhir Tahun 2019 lalu Universitas Airlangga dan BPOM RI telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di gedung Rektorat UNAIR, Surabaya.
Hal itu terkait pendampingan perizinan edar hasil risetnya. Adapun tiga produk hasil hilirisasi riset yang siap diproduksi adalah stem cell yang bisa digunakan sebagai produk kecantikan hasil hilirisasi riset bersama Phapros, cangkang kapsul dari rumput laut dan allergen.
Rektor Universitas Airlangga, Prof. Muhammad Nasih mengapresiasi langkah Phapros. Menurutnya memang untuk produk hasil riset bagi masyarakat tidak cukup hanya skala laboratorium.
"Untuk produksi massal dan legalitas peredaran produk, dibutuhkan pendampingan dan dukungan dari BPOM," terangnya.
Baca juga : Surveyor Tawarkan Jasa Audit Dan Sertifikasi New Normal Industri
Sementara Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan kerjasama yang dilakukan dengan UNAIR berupa pendampingan dan pembinaan dalam mempercepat perizinan.
"Khususnya pendampingan uji klinis karena dalam proses mendapatkan izin edar ada beberapa produk yang harus diuji klinis dulu untuk melihat keamanan, khasiat, dan mutu," tukas Penny. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.