BREAKING NEWS
 

Dukung Bandara NYIA Kulon Progo, DAMRI Siapkan Tujuh Bus Anyar

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 19 Februari 2019 05:41 WIB
Proses pembangunan bandara NYIA Kulon Progo yang terus dikebut. (Foto : istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perum DAMRI siap bersinergi dengan PT Angkasa Pura I (Persero) terkait dengan rencana operasional Bandara Baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) pada April 2019.

Perusahaan pelat merah ini pun sudah menyiapkan sejumlah trayek dan armada baru untuk mengangkut penumpang, dari dan menuju bandara baru tersebut. Beberapa trayek telah disiapkan.

Antara lain, NYIA-Yogya (52 km) dengan perkiraan tempuh 90 menit dan keberangkatan 30 menit sekali. NYIA-Stasiun Wojo (6 km) selama 11 menit dan 15 menit sekali keberangkatannya.

Selanjutnya, NYIA-Magelang (Borobudur) dengan jarak 52 km. Perjalanan sekitar 100 menit dan satu jam sekali. NYIA-Kebumen (via Purworejo) sepanjang 57 km dengan perkiraan waktu tempuh 98 menit dan berangkat satu jam sekali.

Baca juga : REI Siapkan Konsep Hunian Mirip Apartemen

Kepala Divisi Operasi kantor Pusat Damri Suyanto mengatakan, sebenarnya Damri sudah mempunyai tiga lintasan. Tiga lintasan tersebut yaitu dari bandara Adisutjipto ke Magelang; Bandara ke Kebumen; dan Bandara ke Kulon Progo. Lintasan tersebut tentu tidak akan dihilangkan ketika NYIA beroperasi.

"Mungkin nanti kalau memang diinginkan oleh masyarakat, kami mau memperpanjang lintasan dari Kulon Progo ke Wonosobo terus Kulon Progo ke Cilacap dan Kulon Progo ke Purwokerto," tuturnya saat di Yogyakarta, (16/2).

Adsense

Untuk sementara, ketika Bandara NYIA beroperasi, pihaknya menyiapkan shuttle di Stasiun Wojo yang berjarak sekitar 5 kilometer. Untuk frekuensinya, masih menunggu berapa kali jumlah penerbangan dalam sehari dan potensi penumpang nantinya. "Soal tarif, kita masih membuat kajian lebih lanjut," ujarnya.

Suyanto mengatakan, saat ini, terdapat 38 unit armada, baik yang baru maupun eksisting. Untuk armada baru, ada tujuh unit. Masing-masing, 2 unit medium spesifikasi Isuzu NQR dan Hiace sebanyak 5 unit. "Kendaraannya sudah berada di garasi, tinggal menunggu surat-suratnya," katanya.

Baca juga : Kemendagri Siapkan Tim Pusat Dan Daerah

Sementara jalur lain kata dia, menggunakan kendaraan yang sudah tersedia saat ini. "Bila permintaan meningkat, kami akan menambah armada dan rute perjalanan dari dan ke Bandara NYIA,” ujarnya. 

Sementara itu, proyek pembangunan Terminal Bandara NYIA di Kabupaten Kulon Progo terus dikebut secara maraton. AP I  optimistis, Bandara terbesar ketiga setelah Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai Bali ini, siap melayani penumpang April 2019.

Agus Pandu Purnama General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mengungkapkan, secara keseluruhan, progres fisik pembangunan Bandara NYIA mencapai 35 persen. Sementara untuk terminal internasional yang akan diresmikan April nanti, fisik pembangunannya sudah mencapai 69 persen.

Sebelum diresmikan, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Udara akan melakukan verifikasi terlebih dulu. Kata dia, untuk memastikan, bandaranya sudah layak beroperasi atau belum. Verifikasi dilakukan pada 14-15 Maret 2019.  "Bila dinyatakan layak, maka diprediksi minggu pertama April 2019 bandara NYIA akan mulai dioperasikan untuk penerbangan internasional."

Baca juga : Angkasa Pura II Terbitkan Surat Utang Rp 750 Miliar

Pimpinan Proyek Pembangunan NYIA, Tauchid Purnomo Hadi mengakui, pembangunan fisik bandara baru dimulai sejak Oktober 2018. Namun, proyek ini dikebut secara maraton.  Tauchid menegaskan, sekalipun pengerjaan dikebut, namun kualitas bangunan tetap menjadi prioritas. Selain itu, kuantitas bangunan pun menjadi perhatian oleh AP I.  "Kami masih terus mengejar agar April bisa beroperasi," katanya. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense