BREAKING NEWS
 

Menparekraf Bikin Buku Panduan Protokol Kesehatan

Industri Perhotelan Rugi Rp 85,7 Triliun

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 15 Juli 2020 08:35 WIB
Menparekraf, Wishnutama Kusubandio

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bakal menetapkan panduan protokol kesehatan di bidang hotel dan restoran. 

Hal ini dilakukan agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa produktif namun tetap merasa aman di tengah pandemi virus corona. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio meminta para pelaku usaha memperhatikan panduan itu dan mengimplementasikannya secara disiplin. 

“Industri pariwisata harus bersiap diri memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan yang tinggi terhadap produk dan pelayanan yang diberikan kepada wisatawan,” katanya di Jakarta, kemarin. 

Penerbitan buku panduan protokol kesehatan ini merupakan turunan dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. 

Penyusunannya pun diklaim telah melibatkan berbagai pihak. Mereka yang terlibat adalah asosiasi usaha hotel dan restoran, asosiasi profesi terkait bidang perhotelan dan restoran serta akademisi. 

Baca juga : Dilarang Tetapi Nekat Buka, 300 Hiburan Malam Ditindak

Wishnutama menjelaskan, buku terbitan kementeriannya ini memiliki dua bagian. Bagian pertama adalah panduan umum yang meliputi manajemen atau tata kelola hotel dan restoran. 

Sementara, bagian kedua adalah panduan khusus yang meliputi tiga alur pelayanan di industri perhotelan dan restoran, mulai pintu masuk hingga ruang karyawan. 

Bagian ini juga memberikan panduan untuk pengusaha dan pengelola terhadap fasilitas yang harus disediakan. Di samping itu, panduan juga berlaku bagi tamu. 

Menurutnya, buku panduan wisata bisa menjadi acuan bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota serta asosiasi untuk melaksanakan penerapan program Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE). 

Adsense

Program itu mendorong kembali kepercayaan wisatawan dan memulihkan reputasi usaha serta destinasi pariwisata. 

“Bagi para pelaku parekraf yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai buku panduan protokol kesehatan di bidang hotel dan restoran, mereka dapat mengakses kemenparekraf.go.id,” tuturnya. 

Baca juga : Sandra Dewi Rajin Terapin Protokol Kesehatan

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menuturkan, panduan protokol kesehatan sangat penting di masa The New Normal. 

Karena, untuk bangkit kembali industri di sektor perhotelan, restoran hingga sektor lainnya yang terkait pariwisata harus bertahap. 

Hariyadi menjelaskan, kerugian industri perhotelan akibat pandemi Covid-19 sangat besar. Jika dikalkulasikan total kerugian yang dialami sektor ini mencapai Rp 85,7 triliun. 

Selama pandemi, kata Hariyadi, ada 2.000 hotel yang menyatakan tutup operasional dan 8.000 restoran yang alami kejadian serupa. 

Namun, dia berharap kondisi itu tak berlangsung lama. Ia juga berharap hotel dan restoran mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Juni 2020. Akibat tutupnya sejumlah wilayah, kata Hariyadi, kunjungan wisatawan turun drastis. 

Berdasarkan catatan World Tourism Organization, penurunan turis itu mencapai 44 persen dibandingkan tahun lalu secara global. Hal itu mengakibatkan kerugian bagi seluruh sektor di industri pariwisata. 

Baca juga : Angkasa Pura II Terapkan Protokol Kesehatan Di Semua Armada Transportasi Bandara

Hariyadi mengatakan, selama pandemi ada sekitar 95 persen tenaga kerja di sektor pariwisata yang dirumahkan tanpa diberikan gaji. 

“Kalau yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) jumlah relatif sedikit,” ujarnya. 

Bukan tanpa sebab, kata Hariyadi, stimulus yang diberikan pemerintah kepada pengusaha pariwisata tak begitu efektif mengurangi beban biaya operasional yang sebagian besar merupakan gaji karyawan. [KPJ]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense