BREAKING NEWS
 

Nasib Ekonomi Kita

Satu Kakinya Sudah Ada di Jurang Resesi

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Minggu, 26 Juli 2020 06:23 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram/smindrawati)

 Sebelumnya 
Sehari sebelumnya, ia menyampaikannya serupa. Dia bilang, ekonomi kuartal II memang berat. Sangat mungkin kuartal III juga tumbuh negatif. Namun ia berharap bisa menghindari. Salah satu cara yang dilakukan adalah pemerintah akan terus menggencarkan seluruh belanja-belanja agar cepat sampai ke masyarakat. 

Dengan cara itu, ia berharap ekonomi di kuartal tiga bisa rebound. “Ka lau kita bisa turn positif, kita bisa terhindar dari resesi. Maka kita bisa skenario positif 1 persen untuk keseluruhan tahun ini,” jelasnya. 

Baca juga : Dibantai Man City 4-0, Watford di Tepi Jurang Degradasi

Wakil Ketua Indef, Eko Listiyanto mengatakan, dalam kajian yang dilakukan Indef, Indonesia kemungkinan kena resesi ekonomi ada. Karena itu, ia berharap, pemerintah serius dalam memitigasi berbagai kemungkinan terburuk. Sehingga apa yang disampaikan menkeu jadi kenyataan bukan hanya harapan palsu. 

Menurut Eko, salah satu kunci agar bisa keluar dari jurang resesi adalah mengoptimalkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). “Apabila program ini tidak berjalan efektif, Indonesia sulit keluar dari jurang resesi,” kata Eko, kemarin. 

Baca juga : Cak Imin Minta Para Kepala Daerah Perkuat Sektor Pertanian

Ekonom senior Chatib Basri mengatakan, kunci agar ekonomi tak ter gelincir ke jurang resesi ada di kuartal III. Kalau di kuartal III ekonomi bisa bangkit, mungkin kita selamat. Dia melihat, aktivitas ekonomi sudah terlihat tumbuh setelah pemerintah melonggarkan PSBB. Restoran, mal dan hotel sudah mulai buka. Sebagian masyarakat mulai beraktivitas dengan memberlakukan protokol kesehatan. 

Hanya saja, kata dia, ini juga membawa masalah sendiri. Apakah aktivitas ekonomi dengan protokol kesehatan ini cukup untuk menumbuhkan ekonomi. Soalnya protokol kesehatan berdampak pada skala ekonomi atau volume. Pesawat hanya bisa untung kalau memuat penumpang lebih dari 60 persen. Begitu juga hotel dan restoran. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense