BREAKING NEWS
 

PGN Kerek Pasokan LNG Untuk Kelistrikan

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Minggu, 16 Agustus 2020 00:06 WIB
Jaringan pipa gas PGN. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) prioritaskan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik. Hal ini seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan listrik.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan, untuk mendukung program 35.000 MW, PGN memperkuat sistem kelistrikan DKI Jakarta dan Jawa-Bali dengan penyaluran gas bumi di Wilayah Jawa Barat untuk pembangkit IP Priok, PJB Muara Karang, PJB Muara Tawar dan IP Cilegon. 

PGN juga memperluas dan memperkuat infrastruktur gas bumi di wilayah Sumatera guna memenuhi kebutuhan listrik untuk pembangkit PLN eksisting: pembangkit Sutami, New Tarahan, Mobile Power Plant (MPP) New Tarahan dan Talang Duku maupun untuk pembangkit baru lainnya

“Implementasi Kepmen ESDM 91K tahun 2020 juga menjadi respon positif PGN untuk mewujudkan target penyediaan energi listrik dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat,” imbuh Rachmat, (15/8).

Baca juga : Bisnis Internasional, BNI Go Global Untuk Indonesia

Rachmat menjelaskan bahwa dalam penyaluran gas ke pembangkit listrik, PGN mengandalkan infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG) yang sebagian besar dikelola oleh Anak Perusahaan. Infrastruktur ini dinilai tepat digunakan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan gas, khususnya untuk pembangkit listrik, di negara kepulauan seperti Indonesia. 

Pada aspek pembangunan fasilitas dan infrastruktur inilah, PGN dengan kapabilitas mengelola LNG ikut mengambil peranan dan akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memanfaatkan segala peluang dan kesempatan yang ada, diantaranya pengelolaan FSRU Lampung.

Adsense

Selain itu, melalui PT Nusantara Regas (NR) yang memiliki ruang lingkup usaha pada bidang niaga meliputi fasilitas FSRU Jawa Barat, pengadaan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung, PGN menyediakan pasokan gas bumi untuk pembangkit listrik milik PLN di Jawa Barat.

PT Perta Arun Gas (PAG) bertanggung jawab menyalurkan hasil regasifikasi LNG, diantaranya disalurkan ke pembangkit-pembangkit milik PLN di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sumber gas berasal dari Lapangan Tangguh, Lapangan Bontang dan Donggi Senoro. 

Baca juga : Pangkas Harga Gas, PGN Bantu Kerek Daya Saing Industri

“Kemudian LNG diterima di Terminal Penerimaan dan Regasifikasi Arun di Lhokseumawe untuk proses regasifikasi menjadi gas, melalui fasilitas regasifikasi ORV dengan kapasitas desain 405 MMSCFD,” imbuh Rachmat.

Menurut Rachmat, optimaliasi fasilitas LNG dapat menjadi bagian realisasi dari program Pemerintah dalam rangka mendorong pembangunan fasilitas dan infrastruktur LNG skala kecil di berbagai wilayah untuk mendukung kecukupan ketenagalistrikan, sekaligus mendukung inisiatif perbaikan bauran sumber energi pembangkit listrik.

Rachmat menjelaskan, PGN memiliki sejumlah inisiatif antara lain mengembangkan Infrastruktur LNG Terminal & Regasifikasi baru untuk mendukung penyediaan listrik bagi daerah terpencil yang tersebar di Indonesia. Kemudian meningkatkan utilisasi FSRU Lampung dengan pelanggan pembangkit listrik melalui beberapa skema, diantaranya penyimpanan dan regasifikasi kargo LNG milik pelanggan; regasifikasi; penyimpanan kargo LNG; dan breakbulking untuk mendukung distribusi LNG menggunakan kapal kecil.

Kini, PGN tengah mengintensifkan realisasi investasi untuk memenuhi kebutuhan gas bumi bagi pembangkit listrik. Ini bentuk dukungan PGN dalam mendukung program yang menargetkan perbaikan bauran energi primer bagi pembangkit listrik PLN, sekaligus upaya menurunkan emisi gas rumah kaca.

Baca juga : Kementan Ajak Pelaku Usaha Peternakan Komitmen Gencarkan Kemitraan

Proyek yang mulai dijalankan yaitu program penugasan PT Pertamina (Persero) kepada PGN untuk penyediaan pasokan dan pembangunan infrastruktur LNG dalam Penyediaan Listrik ke PLN. Rachmat menegaskan, PGN akan terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pemerintah mengejar ketertinggalan di bidang infrastruktur dengan merealisasikan berbagai infrastruktur dasar.

“Berorientasi pada masa depan, PGN komitmen dapat menyediakan energi berkelanjutan, sekaligus solusi energi inovatif yang dapat diandalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Rachmat. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense