Sebelumnya
Sebab itu, dia berharap agar fasilitas VIP ini bisa memperketat pengawasan, baik yang berangkat maupun yang pulang.
“Steril dari mafia. Ada kontrol yang baik sehingga memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh pekerja migran yang ingin pulang ke kampung halaman,” tuturnya.
Seperti diketahui, AP II dan BP2MI menandatangani nota kesepahaman (Memorandum Of Understanding/MoU) tentang Pelayanan Keberangkatan dan Kepulangan Bagi Pekerja Migran Indonesia.
Baca juga : Gugatan Prabowo-Sandi di MA Tak Ganggu Pelantikan Presiden
Penandatanganan MoU dilakukan oleh President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani, Jumat (4/9).
Ini sebagai langkah awal bagi kedua pihak, untuk kemudian bekerja sama dalam menyediakan fasilitas khusus bagi pekerja migran.
Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya fasilitas khusus bagi pekerja migran Indonesia di bandara-bandara di bawah perseroan.
Baca juga : Pertamina Hadirkan Pangkalan LPG dan SPBU Lebih Banyak
Langkah ini dianggap sebagai tindak lanjut arahan Presiden dan Menteri BUMN. “Ini inisiatif untuk menyediakan pelayanan khusus di bandara bagi pekerja migran kita,” kata Awaluddin dalam keterangan persnya, kemarin.
Fasilitas khusus bagi pekerja migran Indonesia akan tersedia di bandara-bandara AP II, khususnya yang menjadi kantongkantong keberangkatan dan kepulangan pekerja migran, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Pekerja migran Indonesia adalah pahlawan devisa, sudah sepatutnya kami memberikan dukungan penuh di bandara bagi para pekerja migran,” ujar Awaluddin.
Baca juga : Jokowi: Kita Tidak Takut, Pembangunan Jalan Terus
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyebut, pekerja migran Indonesia adalah pahlawan yang telah menyumbangkan devisa dalam bentuk remittance hingga mencapai Rp 159 triliun pada 2019.
Sehingga mereka layak diperlakukan sebagai warga negara dengan layanan VIP.
“Layanan khusus ini bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang bersifat VIP. Terima kasih Presiden Jokowi, Menteri BUMN, PT Angkasa Pura II. Fasilitas khusus ini kami harapkan tidak hanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tetapi juga di kantong-kantong keberangkatan dan kedatangan lainnya, seperti di Bandara Kualanamu, Bandara Kertajati dan bandara internasional lainnya,” pungkas Benny. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.