BREAKING NEWS
 

Tiru Negeri Samba

Indonesia Ubah Sawit Menjadi Energi Biofuel

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 11 September 2020 08:02 WIB
Ilustrasi hasil sawit Indonesia. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Menurutnya, dari sisi produksi awal pengembangan biofuel ini terkesan lebih mahal daripada memproduksi energi dari fosil. Namun, energi biofuel ini di masa depan akan sangat efesien dan kompetitif.

Adsense

“Kami punya kesempatan untuk menjadi salah satu pe ngembang terbesar energi hijau di dunia. Tinggal bagaimana melanjutkan riset di dalamnya dan mendapatkan partner industri untuk menjadi komersial,” jelasnya.

Bambang mengungkapkan, pengembangan energi telah banyak dilakukan oleh Pertamina. Perusahaan minyak milik negara ini juga bakal terus mendukung inovasi dalam negeri. Utamanya pengembangan energi biofuel.

Baca juga : Timnas Indonesia U-19 Siap Ikuti Turnamen di Kroasia, Ini Jadwalnya

“Apalagi Pertamina bersama institut Teknologi Bandung (ITB) telah memulai pengujian produksi green diesel D100 yang memiliki bahan campuran sawit yang saat ini dikenal dengan B20 dan B30. Kami berterima kasih juga kepada Pertamina yang telah menyediakan tempat pengembangan inovasi dan memproduksi biofuel,” tuturnya.

Duta Besar Brasil untuk indonesia, José Amir da Costa Dornelles mendukung Indonesia untuk mewujudkan bahan bakar nabati berbasis sawit.”Saya berharap ini akan memperkuat hubungan antara pemerintah dan pelaku bisnis Brasil dan indonesia pemerintah,” katanya.

Brasil sendiri mengembangkan dan memanfaatkan bahan bakar nabati berbasis bioetanol yang didapatkan dari tebu. “Tebu adalah sumber energi terpenting kedua di Brasil. Mencapai 80 persen dari total pasokan energi primer, kedua setelah minyak bumi,” ujarnya.

Baca juga : Tito Ke Singapura, Mahfud Jadi Mendagri Ad Interim

Ia mengungkapkan, tebu menghasilkan cukup etanol untuk menggantikan 46 persen dari semua bensin yang dijual di Brasil. President of DAT AGRO Consulting, Plinio Nastari mengatakan, salah satu manfaat dari kebijakan etanol yang ada di Brasil adalah lebih dari 3,15 miliar barel bensin diganti dengan bahan bakar nabati berbasis bioetanol.

Hal itu sudah dilakukan sejak 1975 - 2019. Plinio menekankan, untuk mengubah paradigma konsumen agar beralih ke bahan bakar nabati, pemerintah harus bisa memastikan bahwa dengan biofuel mobil bisa beroperasi dengan baik.

“Harus ada upaya komunikasi dan kerja sama antara pemerintah dengan industri otomotif atau institusi lain untuk menciptakan kesadaran dan kombinasi aspek lingkungan dan teknis biofuel,” katanya. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense